BKBP3A Tanbu Gelar Sosialisasi BKB - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 12,97 Juta Kali

    Kamis, 26 Februari 2015

    BKBP3A Tanbu Gelar Sosialisasi BKB



    Bidik Kalsel -
    Bertempat di Aula PKK Kecamatan Simpang Empat, sebanyak 30 orang Kader Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) di Kabupaten Tanah Bumbu diberikan pembinaan dan sosialisasi oleh Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A) Tanah Bumbu, Kamis (26/02/15).

    Kepala BKBP3A Kabupaten Tanbu melalui Sekretaris BKBP3A, dr. H. Janu Wibowo. M.Si mengatakan, para peserta kegiatan tersebut adalah 30 orang kader BKB dan 10 orang dari pokja II PKK Kecamatan, serta 10 orang koordinator PLKB yang dilaksanakan secara terpadu dengan mendatangkan narasumber dari BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan.

    Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah awal dari berbagai kegiatan pembinaan berikutnya. Meskipun BKB merupakan barang lama, namun belum semua unsur masyarakat terutama di tingkat desa yang memahami benar tentang apa itu BKB, dan bagaimana mempraktekkan BKB yang terintegrasi dengan pelayanan Posyandu.

    Pelaksanaan kegiatan kelompok BKB jelasnya, sangat berperan penting dalam menciptakan generasi penerus bangsa, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu melalui pemantauan tumbuh kembang, selain dari segi kesehatan melalui penimbangan dan pelayanan kesehatan tiap bulan melalui Posyandu.

    Ia menambahkan, tujuan lainnya dari BKB tersebut yakni, untuk meningkatkan peranan orang tua serta anggota keluarga lainnya dalam pembinaan tumbuh kembang anak Balita, sesuai dengan usia dan tahap perkembangan yang harus dimiliki, baik dalam aspek fisik, kecerdasan emosional, maupun sosial agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak maju yang mampu mandiri dan berkualitas.

    "Melalui program BKB, diharapkan setiap keluarga akan mampu meningkatkan kemampuannya dalam membina anak-anak Balitanya, sehingga anak tumbuh dan berkembang secara optimal, mampu menjadi generasi yang unggul dan berkualitas," ungkapnya.

    Tercatat jumlah BKB di Kabupaten Tanah Bumbu sedikitnya 131 BKB, kata Janu, namun masih ada 19 Desa yang belum memiliki kelompok BKB.

    "Untuk itu diharapkan setiap desa harus memiliki BKB, dan BKB yang masih strata dasar bisa menjadi berkembang, kemudian strata berkembang menjadi paripurna, strata paripurna bisa menjadi Holistik integratif," ujarnya.

    Sementara itu Kepala Bidang Keluarga Sejahtera di BKBP3A Tanbu, Narni, SKM mengatakan, pada 5 Tahun pertama kehidupan manusia, proses tumbuh kembang berjalan dengan cepat, mengutip dari para ahli ungkap Narni. Masa Balita disebut sebagai masa emas, khususnya pada usia 0-2 Tahun perkembangan otak telah mencapai 80 persen.

    Lanjutnya, dengan masalah tersebut , maka penanganan permasalahan Balita perlu dilakukan secara menyeluruh dan terpadu, yakni mencakup aspek perawatan, kesehatan dan gizi, aspek pendidikan serta pengasuhan dan harus dilaksanakan secara terintegrasi dengan beberapa sektor Dinas/Instansi terkait.

    "Apabila fungsi BKB dijalankan dengan baik, maka generasi seterusnya akan tumbuh berkembang dengan baik pula," imbuhnya.(MN/hum)












    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda