Kerusakan Gang Marwa Dikeluhkan Warga - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 12,97 Juta Kali

    Senin, 23 Maret 2015

    Kerusakan Gang Marwa Dikeluhkan Warga



    Bidik Kalsel -
    Rusaknya Gang Marwa RT 10 Jalan Raya Stagen Kotabaru, yang penyelesaiannya belum genap setahun dikeluhkan para warga.

    "Sudah bisa dipastikan, kerusakan betonisasi Gang Marwa ini akibat tidak profesionalnya kontraktor yang terlalu banyak ingin mengambil keuntungan. Kualitasnya buruk, pencampuran antara semen dan pasirnya tidak sesuai," ungkap salah seorang warga setempat, Hairul Saleh, Minggu (22/03). 

    Ditambahkannya, pengerjaan betonisasi gang tersebut seperti layaknya dikejar hantu, cepat sekali, dikerjakan siang malam dan terkesan buru buru.

    "Kelihatannya dikerjakan secara asal asalan. Masa baru selesai dikerjakan pasirnya sudah kelihatan dan semennya sudah pecah, pasti material semennya kurang," ungkapnya.

    Warga lainnya, Salman menambahkan, seharusnya pada waktu pengerjaan harus benar-benar diawasi, agar hasilnya bagus dan berkualitas.

    "SKPD terkait mestinya turun mengawasi saat pengerjaan dan mencek hasilnya saat selesai, jangan langsung terima begitu saja," ujar Salman.

    Hal senada juga dikatakan Ibu Jalipah, dari awal setelah pengerjaan proyek betonisasi selesai, kondisi jalan sudah kelihatan ‎hancur ,pasirnya keluar karna semen diatasnya nampak tipis sekali.

    "Kami pernah melaporkan hal itu ke Kontraktor bahwa kondisi jalan rusak. Waktu itu kami minta diperbaiki lagi, dan mereka setuju tapi hingga kini tak juga memperbaikinya. Kepada Pemerintah setempat, tolong jalan ini diperbaiki biar bagus," pungkasnya.

    Sekedar diketahui, proyek betonisasi jalan Gang Marwa itu dikerjakan oleh CV. Keluarga Mandiri pada 2 Juli 2014 lalu, anggaran biayanya Rp 157.768.000 dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender.

    Seperti yang sudah sudah, dikonfirmasi, Senin (23/03) Kabid Perumahan Dinas Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman Kotabaru, Juanto lagi lagi tidak berada dikantor dan telepon selulernyaa juga tak aktif.(Hasan/M12)


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda