Penuhi Pasokan Darah RSUD, PMI Tanbu Gelar Bhakti Sosial - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 12,97 Juta Kali

    Kamis, 30 April 2015

    Penuhi Pasokan Darah RSUD, PMI Tanbu Gelar Bhakti Sosial



    Tanah Bumbu -
    Untuk memenuhi pasokan darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Andi Abdurrahman Noor, dalam rangkaian acara memeriahkan Hari Jadi Tanah Bumbu ke 12 Pemkab Tanbu melalui Palang Merah Indonesia (PMI) setempat melaksanakan Bhakti Sosial Donor Darah, Kamis (30/04/15).

    Ketua PMI Tanbu, Drs. Gusti Hidayat mengatakan, pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah tersebut merupakan inisiasi dari Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming yang menginginkan agar pasokan darah di RSUD terpenuhi setiap bulannya.

    "Ini merupakan bagian dari pelayanan masyarakat, khususnya dibidang kesehatan," ujar mantan Sekda Tanbu Periode 2011-2013 itu.

    Kebutuhan pasokan darah di RSUD setiap bulannya mencapai 100 kantong darah lebih. Dengan adanya donor darah diharapkan dapat memenuhi dan membantu pasokan darah setiap bulannya.

    Dikatakannya, darah yang diambil dari pendonor, akan diserahkan ke RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor, namun sebelumnya akan disterilisasi terlebih dahulu. Hanya saja menurut Gusti Hidayat, permasalahan yang dihadapi oleh PMI saat ini adalah ketidaktersedianya golongan darah AB dan A.

    "Dari pendonor yang ada, rata-rata golongan darahnya O. Sangat sulit mencari pendonor dengan golongan darah AB dan A. Kalau pun ada, para pendonor terkendala masalah fisiknya yang kurang fit sehingga tidak jadi mendonor," ujarnya.

    Adapun target kantong darah pada pelaksanaan Bhakti Sosial Donor Darah Pemkab Tanbu yang bekerjasama dengan PMI, PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin dan PT Jhonlin Baratama sebanyak 300 kantong darah. Sedangkan pendonor, yaitu seluruh PNS Pemkab Tanbu, Kodim 1022 Tanbu, Polres Tanbu, Instansi Vertikal di Tanbu dan karyawan perusahaan yang ada di Tanah Bumbu.(MN/hum)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda