Keponakan Pembantai Paman Dibekuk Polres Kotabaru - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 12,97 Juta Kali

    Rabu, 03 Juni 2015

    Keponakan Pembantai Paman Dibekuk Polres Kotabaru



    Bidik Kalsel -
    Pelaku pembunuhan 2 orang sekaligus di Jalan Raya Desa Sebanti Kecamatan Pulau Laut Barat Kotabaru, berhasil diamankan di Tahanan Mapolres Kotabaru, Rabu (03/06/15).

    Pelaku warga Desa Sepagar yang masih ada hubungan keluarga dengan korban, E mengaku hanya membela diri dari serangan Usman (45 th) dan Yansah (40 th).

    Menurut E, sebelum kejadian pembunuhan, pamannya (Usman) mungkin marah karena sempat dia tegur agar tidak lagi memanjat dan mengambil kelapa miliknya.

    "Bermula saat tanpa sengaja kami sama sama hendak ke Lontar. Karena jalannya agak rusak, kami berkendara pelan. Saat berdekatan, Usman meneriaki saya dan Yansah langsung memukul, hingga terjadilah perkelahian. Kebetulan saat itu saya membawa parang untuk bekerja menebas rumput, maka langsung saya gunakan dan membuat Usman tersungkur. Yansah yang saat itu posisinya dibelakang dan kupikir akan menyerang, langsung kuserang pula dengan tebasan parang. Setelah keduanya terjatuh dan tak bergerak, saya langsung mengambil kendaraan untuk meninggalkan lokasi kejadian," ujar E menceritakan.

    Sementara peristiwa pembunuhan diketahui dari adanya laporan masyarakat, Selasa (02/06/15), ke Polsek Pulau Laut Barat sekitar jam 19.00 WITa malam, bahwa ditemukan 2 orang mayat laki-laki tergeletak di Jalan Raya Desa Sebanti Kecamatan Pulau Laut Barat.

    Jajaran Polsek Pulau Laut Barat bersama Tim Buser Polres Kotabaru langsung bergerak cepat ke TKP dan melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi diketahui, 2 orang mayat dan pelaku pembunuhan berhasil diidentifikasi hingga tak berlangsung lama, sekitara pukul 23.00 WITa malam pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

    Kapolres Kotabaru, AKBP Suhasto,SIK.,MH kepada sejumlah awak media mengatakan, dari hasil penyelidikan, pelaku pembunuhan terhadap Usman (45) dan Yansah (40) warga Kabupaten Tanah Laut, hanya satu orang saja, dan pembunuhan diduga dipicu karena dendam.

    Dijelaskan Suhasto, kronologis kejadiannya, pada saat E dan kedua korban (Usman dan Yansah) berboncengan masing-masing mengendarai sepeda motor, disitu pelaku sudah mengintai. Ketika sepeda motor pelaku dan sepeda motor korban dekat, pelaku langsung menebas tangan korban Usman. Melihat Usman terkena sabetan dan tersungkur, Yansah menghindar, agak sedikit menjauh, namun E juga tetap menyerang Yansah.

    Dikatakan Suhasto, proses penangkapan E tidak mengalami kesulitan, karena berkat hasil koordinasi anggota polisi dengan pihak keluarga pelaku. Pihak keluarga pelaku sepakat menyerahkan pelaku ke polisi, asalkan pelaku tidak mendapat pukulan dan disakiti.

    "Saat ini pelaku masih dilakukan pendalaman pemeriksaan di Mapolres Kotabaru, dan pasal berapa yang akan diterapkan kepada tersangka. Apakah ini hanya pembunuhan biasa atau ada unsur pembunuhan berencana," jelasnya.(Red)








    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda