Majukan Desa, BUMDes Rangkul Perusahaan - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 11,67 Juta Kali

    Jumat, 04 Maret 2016

    Majukan Desa, BUMDes Rangkul Perusahaan



    Kotabaru -
    Salah satu dari fungsi keberadaan dan terbentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Direktur BUMDes Sungai Kupang, M. Suhaimi melakukan pendekatan dan sosialisasi kerjasama dengan beberapa pihak perusahaan.

    Bersama dengan Ketua Asosiasi Angkutan Darat, Erwansyah dan Manager Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Sungai Kupang, M. Rusman,
    M.Suhaimi mendatangi beberapa Perusahaan yang beraktivitas di wilayah Pemerintahan Desa Sungai Kupang Kelumpang Hulu Kotabaru, Jum'at (04/03/16).

    Diperusahaan PT Fajar Agro Sejahtera, yang diterima Lulu selaku Manager, Suhaimi menyampaikan maksud dan tujuan mereka, yaitu fungsi daripada BUMDes demi kemajuan Desa untuk merangkul semua pengusaha yang beraktivitas di wilayah Desa Sungai. Kupang, agar semua kontrak atau kerjasama bisa dilakukan satu wadah di BUMDes.

    Sementara di PT Banua Lawas Lestari, Suhaimi diterima Junius Kesa selaku KTU PT.Benua Lawas Lestari. Disitu Suhaimi juga menyampaikan hal yang sama, dan dijawab oleh Kesa bahwa permasalahan ini adalah kewenangan General Manager, jadi akan disampaikan dulu kepimpinan tertinggi.

    Kepada kru bidikkalsel.com, Suhaimi mengatakan, sudah saatnya lebih mengedepankan kepentingan Desa di atas kepentingan pribadi, dan itu adalah sekarang.

    "Diharapkan semua unsur baik pengurus, masyarakat dan pelaku usaha bisa mewujudkannya," ujar Suhaimi.

    Mengenai dikoordinirnya para pelaku usaha untuk bermitra dengan BUMDes tersebut, selaku Ketua Asosiasi Angkutan Darat, Erwansyah sangat mengapresiasi dan setuju dengan keberadaan BUMDes.

    "Saya sangat setuju dengan dibentuknya BUMDes Sungai Kupang, karena selain demi kemajuan desa itu sendiri, juga demi terkoordinirnya semua pengusaha di Sungai Kupang," ungkapnya.(Han)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda