Tanah Bumbu Belajar Reaksi Cepat Penanganan Kesehatan - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 11,67 Juta Kali

    Kamis, 02 Juni 2016

    Tanah Bumbu Belajar Reaksi Cepat Penanganan Kesehatan

    Tanah Bumbu -
    Untuk menekan angka kematian akibat kecelakaan, bencana alam, serangan sakit dan sejenisnya yang menimpa warga, Pemkab Tanah Bumbu menimba ilmu pelayanan kesehatan dari Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.

    Hal itu terungkap saat Kunjungan Kerja Bupati Tulungagung Jawa Timur bersama Direktur RSUD dr Iskak dan Tim Dokter dalam rangka Pengayaan Materi dan Pembelajaran Informasi tentang Layanan Bidang Kesehatan, Infrastruktur, Perhubungan, Penanggulangan Bencana dan Bidang lainnya, Kamis (02/06/16).

    "Saya tak mau pelayanan kesehatan dan penanggulangannya terhambat hanya karena kurangnya koordinasi pihak terkait. Melalui apa yang nantinya akan disampaikan oleh Pemkab Tulungagung, di Tanah Bumbu pun akan berlaku seperti yang mereka terapkan," sebut Bupati Tanbu Mardani H Maming dalam sambutannya.

    Diharapkannya, melalui program koordinasi antar pihak terkait, yang mana semua akan terhubung dalam sambungan IT yang akan ditempatkan di Rumah Sakit.

    "Rencananya akan ditempatkan di Dishub, namun karena disana tidak berjaga 24 jam, maka ditempatkan lah IT nya di Rumah Sakit yang pelayanannya 24 jam. IT yang di Rumah Sakit akan tersambung ke Bupati, Polres, Dandim, BPBD, Puskesmas dan pihak terkait lainnya, hingga kejadian akan cepat tertangani," tambahnya.

    Sementara Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo dalam sambutannya mengatakan, ide dasar terbentuknya pelayanan kesehatan tersebut karena mendapatkan Prestasi 35 Top se Indonesia melalui Instagram (Instalasi Gawat Darurat Modern).

    "Tidak ada yang namanya Darurat, itu yang namanya Antri tidak ada. Karena yang sifatnya mengancam keselamtan jiwa akan cepat ditangani, meski harus mengabaikan pasien lain yang datang lebih dahulu, namun hanya menderita penyakit biasa. Awal-awalnya memang diprotes, namun setelah diberi penjelasan terkait kesehatan pasien yang kritis dan mengancam jiwanya, hingga secara perlahan protes mereka pun hilang," terangnya.

    Ditambahkan Syahri Mulyo, dia yakin pelayanan kesehatan di Tanah Bumbu bisa seperti di Kabupaten Tulungagung, karena mengingat Tanbu didukung oleh Sumber Daya Alam nya.

    "Memang awalnya memerlukan anggaran besar untuk melengkapi fasilitas dan sarana kesehatan, namun saya yakin Tanah Bumbu bisa, apalagi didukung oleh semua pihak," tutupnya.

    Acara yang digelar di Ruang Rapat Setda Pemkab Tanbu tersebut dihadiri oleh Unsur FKPD, Wakil Bupati, Sekdakab, Staff Ahli, Staff Khusus, semua SKPD, Kepala, Badan, Bagian, Direktur RSUD dan Pimpinan Perusda Tanbu. (M12)







    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda