PT Batulicin 69 Dan PT SBKW Berlomba Berikan Bantuan Kemanusiaan - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    1 / 6
    2 / 6
    3 / 6
    4 / 6
    5 / 6
    6 / 6

    ©Bidik Kalsel

    Berita 1

    Website Ini Telah Dilihat 11,67 Juta Kali

    Selasa, 03 Juli 2018

    PT Batulicin 69 Dan PT SBKW Berlomba Berikan Bantuan Kemanusiaan

    Tanah Bumbu -
    Setelah sebelumnya PT Batulicin 69 pimpinan H. Rois Sunandar H. Maming menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Karang Bintang dan Kecamatan Kusan Hulu, PT SBKW tak mau ketinggalan ikut pula memberikan bantuan.

    Untuk Kecamatan Karang Bintang dan Kusan Hulu, Minggu (01/07/18), pihak PT Batulicin 69 menyerahkan bantuan 400 dus Mie Goreng, 15 dus Minyak Goreng refill, 400 dus Air Mineral, 202 sak Beras Buyung, 20 dus Ikan Kaleng dan 34 rak Telur Ayam.

    Sedangkan PT Sarabakawa (PT SBKW) dibawah pimpinan H. Saipul Rahman yang terkenal dengan semboyan 'Salam Satu Rasa' memberikan bantuan 200 paket sembako berisi kebutuhan hidup sehari hari kepada warga Kecamatan Kusan Hulu, Senin (02/07/18).

    Tak puas dengan menyalurkan bantuan untuk warga Kecamatan Karang Bintang dan Kusan Hulu, PT Batulicin 69 kemudian kembali menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Sei Loban, Senin (02/07/18).

    Diwakili para pengurus manajemen PT Batulicin 69 dan M. Syaripuddin, SE (Bang Dhin), sebanyak 50 paket sembako berisi Beras, Indomie, Minyak Goreng, Teh Kotak, Gula Pasir dan Air Mineral diberikan kepada warga Desa Sebamban Lama Sei Loban.

    Dalam kesempatan itu, Bang Dhin yang juga adalah Anggota DPRD Tanah Bumbu kembali menghimbau kepada pihak perusahaan lain agar turut serta peduli dan menyalurkan bantuan.

    "Kepada perusahaan yang lain, silakan salurkan bantuannya agar masyarakat yang terdampak banjir ini merasa tidak terlalu sedih dan kurang beban hidupnya. Jika bukan kita semua dan Pemda, siapa lagi yang mereka harap," ujar Bang Dhin. (M12)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda