Tanaman Porang Mulai Viral, DPRD Tanbu Bahas Bersama Dinas Pertanian - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 12,97 Juta Kali

    Selasa, 11 Mei 2021

    Tanaman Porang Mulai Viral, DPRD Tanbu Bahas Bersama Dinas Pertanian

    Tanah Bumbu -
    Dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Tanbu I Wayan Sudarma, rapat kerja bersama Dinas Pertanian Tanbu digelar diruang rapat komisi Kantor DPRD Tanah Bumbu, Senin (10/05/21).

    Rapat yang diikuti juga oleh Anggota Dewan H. Sayid Umar Alaydrus, Hermanudin, Bahsanudin, H. Boby Rahman, Jumron AR, Hj Hamsiah dan Abdul Rahim tersebut, menghadirkan Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu Fauraji Akbar dan sekretaris Dinas Pertanian Lamijan, beserta jajaran lainnya.

    Dikesempatan itu, pimpinan rapat meminta Kepala Dinas Pertanian agar memberikan paparan terhadap Budidaya Porang dan Evaluasi Program Kerja tahun 2021.

    Fauraji Akbar saat memberikan paparannya menyebut, bahwa sampai saat ini pihaknya masih mempelajari dan ada beberapa pembinaan di lapangan. Karena tanaman Porang di Tanah Bumbu hanya ada dibeberapa spot, diantaranya Sepunggur, Mentewe dan ada juga beberapa spot lokasi lainnya.

    Lanjutnya, Dinas Pertanian sudah mengadakan kerjasama pada saat melakukan rapat dengan beberapa Kepala Dinas di Banjarmasin, bahwa Tanah Bumbu akan bergabung dengan Kotabaru untuk Ekspor. Namun perlu diketahui terlebih dahulu, seperti apa yang sudah pernah dilakukan waktu kunjungan di Sulawesi, bahwa porang tersebut akan tumbuh baik apabila memiliki pelindung dan untuk penggunaaan pupuk tidak diperbolehkan yang berbahan kimia.

    Adapun untuk progres kerja Dinas Pertanian sambung Lamijan menambahkan, bahwa realisasi sampai dengan  tanggal 10 mei 2021 sekitar 23 persen. Dari kegiatan realisasi tersebut,  ada beberapa kegiatan yang merupakan skala priortas, yaitu terkait dengan pelayanan dan pengembangan sumber daya manusia adalah kegiatan IPDMIP.

    Sedangkan untuk kegiatan lainnya masih dalam proses  perencanaan, dan sebagian sudah mulai secara fisik. Untuk realisasi  terbesar ada pada realisasi yang berkaitan dengan belanja pegawai dan belanja modal. Belanja modal tersebut digunakan untuk  pelayanan administrasi kantor maupun administrasi lapangan.

    Menanggapi paparan dan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian bersama Sekretaris tersebut, pimpinan rapat mengatakan, mungkin nanti akan ada rapat berikutnya terkait dengan program-program kedepan, dan akan dilakukan study banding, karena sekarang perkebunan memiliki beberapa jenis yang akan menjanjikan kesejateraan masyarakat. (M12)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda