Puluhan Kader Gizi Desa Jalani Pelatihan Pencegahan Stunting - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    1 / 6
    2 / 6
    3 / 6
    4 / 6
    5 / 6
    6 / 6

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 11,67 Juta Kali

    Senin, 03 Juli 2023

    Puluhan Kader Gizi Desa Jalani Pelatihan Pencegahan Stunting

    Tanah Bumbu -
    Bertempat di Balai Ekonomi Kreatif Kecamatan Angsana, puluhan Kader Gizi Desa dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) atau Kader Posyandu mengikuti pelatihan pencegahan stunting.

    Kegiatan pelatihan oleh Kecamatan Angsana yang bersinergi dengan PT. BUMA melalui program CSR dilaksanakan selama 3 hari, yakni dari tanggal 24-26 Juni 2023.

    Liana Hamita selalu Camat Angsana menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT. BUMA yang mendukung penuh upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Kecamatan Angsana.

    Pelatihan bertujuan memberikan kompetensi kepada kader gizi desa, utamanya tentang tugas, keluarga sadar gizi, dan pembekalan antropometri.

    “Tujuan lainnya meningkatkan kesehatan masyarakat dan sadar pentingnya gizi keluarga,” kata Camat Angsana.

    Dengan Pemateri dari Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Selatan, dan Nutrisionis Puskesmas Perawatan Sebamban II Kabupaten Tanah Bumbu, hari pertama peserta di beri materi dan praktik mengolah makanan tambahan untuk bayi dan balita sampai umur 2 tahun.

    Petunjuk teknis Pemberian Makanan Tambahan berbahan pangan lokal untuk balita dan ibu hamil.

    Resep lokal, edukasi pemberian makan balita, pentingnya pemantauan pertumbuhan perkembangan anak, pencegahan, serta penanganan stunting.

    “Peserta di harapkan mampu melakukan edukasi pemberian makan pada anak usia 0-23 serta 24-59 bulan, penimbangan berat, panjang, tinggi badan bayi dan balita, serta lainnya,” kata Camat.

    Kegiatan aksi bersama cegah stunting berlanjut dengan pemberian PMT di Posyandu masing-masing desa sehingga pencegahan dan penanganan stunting lebih optimal di lakukan. (Rel)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda