PT Sebuku Sejaka Coal (SSC) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan kepada warga nelayan Desa Bekambit Asri, Senin (26/01/2026).
Desa Bekambit Asri merupakan salah satu desa Ring 1, yakni termasuk dalam empat wilayah terdekat dengan area operasional perusahaan.
Program CSR kali ini difokuskan pada peningkatan ekonomi masyarakat nelayan melalui pembangunan kolam bioflok, lengkap dengan bantuan bibit ikan nila dan patin. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada warga penerima agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
Kepala Desa Bekambit Asri, Sutrisno, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu masyarakat, khususnya nelayan, karena memberikan alternatif kegiatan produktif saat tidak melaut. Selain berpotensi menambah penghasilan, warga juga memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru dalam budidaya ikan menggunakan sistem bioflok.
“Program CSR ini mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat. Warga cukup antusias karena bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan dapat menunjang perekonomian,” ujar Sutrisno.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sasaran program CSR PT SSC tidak hanya terbatas pada nelayan, tetapi juga mencakup bantuan alat kesenian, pengembangan UMKM nelayan, serta dukungan bagi lansia dan penyandang disabilitas di Desa Bekambit Asri.
Dalam pelaksanaannya, program CSR PT SSC disertai dengan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan guna memastikan kegiatan berjalan dengan lancar. Adapun tantangan yang dihadapi adalah proses pengajuan bantuan yang harus melalui mekanisme proposal dan membutuhkan waktu.
Pemerintah Desa Bekambit Asri berharap ke depan PT SSC dapat terus melanjutkan dan meningkatkan program CSR, serta menambah jenis bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai bidang. Program ini diharapkan menjadi contoh sinergi yang baik antara perusahaan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Supervisor CSR PT Sebuku Sejaka Coal, Hilmy, menjelaskan bahwa Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) khususnya di wilayah desa Ring 1, termasuk Desa Bekambit Asri, dilaksanakan berdasarkan acuan delapan bidang program.
“Program kami jalankan melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat harapannya, program-program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan taraf hidup masyarakat di sekitar lingkar tambang,” jelas Hilmy.
Ia menambahkan bahwa usulan bantuan dari masyarakat terus ditindaklanjuti secara bertahap, sesuai dengan hasil analisis tim di lapangan serta koordinasi dengan pemerintah desa setempat. (Lana)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.