Terkait Kesiapsiagaan Bencana, Komisi III DPRD Tanbu Berikan 3 Arahan - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah


    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 13,17 Juta Kali

    Senin, 02 Februari 2026

    Terkait Kesiapsiagaan Bencana, Komisi III DPRD Tanbu Berikan 3 Arahan

    Tanah Bumbu -
    Dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Sadar Wijaya, Rapat terkait Program Kerja BPBD Tanah Bumbu dilaksanakan, Senin (02/02/26). 

    Dalam rapat yang dihadiri oleh Ka Laksa BPBD Tanbu, Sulhadi beserta para staf, membahas fokus utama adalah memastikan transisi dan perencanaan ke eksekusi berjalan tanpa hambatan, terutama terkait mitigasi bencana tahunan di wilayah pesisir dan hulu.

    Setelah mendengar paparan hasil evaluasi kinerja pada tahun 2025, dan program ke depan untuk tahun 2026 dari Ka Laksa BPBD Tanbu, Sulhadi, Komisi III DPRD Tanah Bumbu kemudian memberikan saran dan arahan. 

    "​Sebagai mitra kerja, kami perlu memberikan arahan yang mendorong efisiensi dan inovasi," ucap Andi Sadar yang saat itu didampingi I Wayan Sudarma, Asri Noviandani dan Sa'id Ismail Khollil Alydrus.

    Untuk penguatan Infrastruktur Mitigasi, prioritaskan pembangunan Early Warning System (EWS) berbasis sensor di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sering meluap. Jangan hanya mengandalkan pantauan manual.

    "Pastikan ada anggaran pemeliharaan rutin untuk alat-alat yang sudah dibeli pada tahun-tahun sebelumnya agar tidak menjadi aset mangkrak," ujar Andi Asdar.

    Selain itu sambungnya, juga diperlukan Digitalisasi Data Bencana. Yaitu, BPBD harus memiliki Dashboard Real-Time pemetaan bencana yang bisa diakses publik dan lintas SKPD. Ini penting agar Dinas Sosial atau Dinas Kesehatan bisa langsung bergerak tanpa menunggu surat instruksi yang lama.

    Juga Kolaborasi Pihak Ketiga (CSR). Karena mengingat keterbatasan APBD, BPBD disarankan lebih proaktif menggalang kolaborasi dengan perusahaan tambang dan kebun di Tanah Bumbu.

    "Buat forum sinkronisasi program CSR perusahaan agar selaras dengan peta risiko bencana yang disusun BPBD, sehingga tidak terjadi tumpang tindih bantuan," pungkasnya. (Red) 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda