Dua Pria Dilaporkan Hilang Setelah Menceburkan Diri ke Sungai Martapura, Tim SAR Gabungan Mulai Pencarian - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah


    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 13,17 Juta Kali

    Kamis, 26 Maret 2026

    Dua Pria Dilaporkan Hilang Setelah Menceburkan Diri ke Sungai Martapura, Tim SAR Gabungan Mulai Pencarian

    Banjarmasin –
    Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Banjarmasin mengerahkan personel guna melakukan pencarian terhadap dua orang pria yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Insiden tersebut dilaporkan terjadi di sekitar Jembatan Dewi pada Rabu (25/03/26) malam.

    Berdasarkan informasi awal yang diterima dari Rescue 911 Banjarmasin, peristiwa bermula pada pukul 22.00 WITA. Menurut keterangan saksi di lokasi, kedua korban awalnya terlihat sedang terlibat pertengkaran fisik di dekat Jembatan Dewi. Di tengah perkelahian tersebut, salah satu korban tiba-tiba melompat ke arah sungai. Tak berselang lama, rekan yang terlibat perkelahian dengannya turut menyusul melompat ke aliran Sungai Martapura.

    Saksi mata yang melihat kejadian tersebut segera meminta bantuan kepada warga sekitar untuk melakukan upaya pencarian awal secara mandiri. Namun, hingga berita ini diturunkan, kedua korban belum berhasil ditemukan dan identitas mereka masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.

    Menanggapi laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin segera memberangkatkan satu tim rescue beranggotakan enam personel pada pukul 23.10 WITA. Tim bergerak menggunakan unit Rescue Car menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 28,5 kilometer dari kantor pusat.
    Operasi pencarian ini melibatkan kolaborasi berbagai unsur SAR, di antaranya Polairud Polda Kalsel, Rescue 911 Banjarmasin, Water Rescue Banjarmasin, serta dibantu oleh masyarakat setempat. Berbagai peralatan canggih turut dikerahkan guna mempercepat proses deteksi korban di bawah air, termasuk penggunaan Aqua Eye, perahu karet (rubber boat), alat selam, serta peralatan water rescue lainnya.

    SAR Mission Coordinator (SMC)
    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, memberikan keterangan resmi terkait perkembangan operasi di lapangan.

    "Kami telah menerima laporan mengenai kondisi membahayakan manusia di mana dua orang dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Martapura setelah terlibat perselisihan. Saat ini, tim rescue kami sudah meluncur ke lokasi dengan membawa peralatan lengkap, termasuk Aqua Eye untuk memindai keberadaan objek di bawah permukaan air," ujar I Putu Sudayana.

    Beliau menambahkan bahwa meskipun cuaca dilaporkan berawan dan belum ada kendala signifikan, tim tetap harus waspada terhadap arus sungai dan kondisi jarak pandang yang terbatas pada malam hari.

    "Fokus utama kami malam ini adalah melakukan koordinasi di lokasi dan pemindaian awal. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekat terlalu dekat ke area pencarian demi kelancaran operasi dan keselamatan bersama. Kami juga meminta jika ada pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor kepada petugas di posko lapangan," tambahnya.

    Hingga saat ini, status kedua korban masih dinyatakan hilang (DP). Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan penyisiran di sekitar titik terakhir korban terlihat (last known position). Operasi akan terus dipantau secara berkala menyesuaikan dengan kondisi medan dan perkembangan di lapangan. (Rel) 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda