Tim Search and Rescue (SAR) gabungan tengah melakukan operasi pencarian terhadap seorang pemuda bernama Muhammad Jaini (19) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, kawasan Kampung Sasirangan, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Sabtu (18/4/2026) malam.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 20.40 WITA. Berdasarkan laporan yang diterima, korban merupakan warga Jalan Seberang Masjid RT 02, Kampung Sasirangan. Kejadian bermula saat pihak keluarga melihat korban terjatuh dan tercebur ke dalam aliran Sungai Martapura. Upaya pencarian mandiri sempat dilakukan oleh pihak keluarga bersama warga sekitar, namun hingga laporan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, keberadaan korban belum juga ditemukan.
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin segera memberangkatkan satu tim rescue yang terdiri dari enam personel pada pukul 21.50 WITA. Tim bergerak menggunakan unit Rescue Car Hilux menuju lokasi kejadian dengan estimasi waktu tempuh satu jam.
Operasi pencarian ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Banjarmasin, Polairud Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, BPK Syuhada, serta dibantu oleh masyarakat setempat. Dalam upaya mempercepat penemuan korban, tim menerjunkan sejumlah peralatan khusus, meliputi:
- Rubber Boat (perahu karet) dilengkapi mesin motor tempel (Mopel).
- Satu set peralatan *Aqua Eye* untuk pendeteksian objek di bawah air.
- Dua set peralatan selam dan perlengkapan *water rescue* lengkap.
- Alat komunikasi (Alkom) untuk koordinasi antarunsur di lapangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana memberikan keterangan resmi terkait perkembangan operasi di lapangan.
"Kami telah mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian di Kampung Sasirangan segera setelah menerima informasi. Saat ini, fokus utama tim gabungan adalah melakukan penyisiran di area sekitar titik jatuh korban menggunakan alat deteksi bawah air Aqua Eye dan persiapan penyelaman jika kondisi memungkinkan. Mengingat kondisi cuaca saat ini terpantau mendung, tim tetap mengedepankan prosedur keselamatan dalam pelaksanaan operasi," ujar I Putu Sudayana.
Beliau juga menambahkan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar lebih waspada. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang beraktivitas di sekitar aliran Sungai Martapura, untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan keselamatan, terutama pada saat kondisi cuaca kurang bersahabat atau saat malam hari," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, status korban Muhammad Jaini masih dinyatakan dalam pencarian (DP). Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal di lapangan guna menemukan keberadaan korban. Koordinasi antarunsur terus diperkuat untuk memastikan operasi SAR berjalan efektif dan efisien meskipun dihadapkan pada tantangan visibilitas malam hari. (Rel)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.