SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Kecelakaan Pelayaran di Perairan Labuan Mas - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 13,17 Juta Kali

    Rabu, 17 Juni 2026

    SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Kecelakaan Pelayaran di Perairan Labuan Mas

    Kotabaru -
    Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap satu orang korban yang masih hilang akibat kecelakaan pelayaran berupa tabrakan kapal yang terjadi di Perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

    Informasi kejadian diterima Kantor SAR Banjarmasin pada Rabu (17/6) pukul 14.15 WITA dari Kanit Reskrim Polsek Pulau Laut Selatan, Aiptu Sutrisno. Berdasarkan laporan yang diterima, kecelakaan laut tersebut terjadi pada Selasa (16/6) sekitar pukul 09.00 WITA.

    Kejadian bermula saat kapal perenggek ikan Mega Harapan yang membawa tujuh orang terdiri dari satu kapten dan enam anak buah kapal (ABK) berlayar dari Pulau Samber Gelap menuju Desa Tanjung Serudung. Dalam perjalanan, kapal tersebut diduga bertabrakan dengan kapal penumpang di sekitar Perairan Desa Labuan Mas.

    Akibat insiden tersebut, lima orang berhasil selamat, satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan satu orang lainnya masih belum ditemukan. Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Gilang (23), warga Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru.

    Sekitar pukul 13.00 WITA pada hari kejadian, para korban selamat ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas dan kemudian dievakuasi ke Desa Labuan Mas. Sementara itu, upaya pencarian terhadap korban hilang sempat dilakukan oleh nelayan setempat sebelum akhirnya informasi diteruskan kepada Satpolair Polres Kotabaru dan dilaporkan ke Kantor SAR Banjarmasin.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Pencarian dan Pertolongan Kotabaru memberangkatkan satu tim rescue yang berjumlah lima personel menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian. Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Rescue Pos SAR Kotabaru, Lanal Kotabaru, Polair Kotabaru, BPBD Kotabaru, serta nelayan setempat.

    Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area yang diperkirakan menjadi arah hanyut korban. Tim juga didukung berbagai peralatan SAR, di antaranya Rigid Inflatable Boat, peralatan water rescue, peralatan selam, perangkat komunikasi, serta sarana pendukung lainnya. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti yang menghambat jalannya operasi.

    SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan bahwa seluruh unsur SAR berupaya maksimal untuk menemukan korban yang masih hilang.

    "Kami telah mengerahkan tim rescue beserta peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pencarian secara optimal. Operasi dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian dan memperhitungkan kemungkinan pergerakan korban di perairan. Hingga saat ini satu korban masih dalam pencarian dan kami akan terus berupaya bersama seluruh unsur SAR gabungan hingga korban ditemukan," ujar I Putu Sudayana.

    Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di perairan.

    "Kami mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa memperhatikan faktor keselamatan pelayaran, menggunakan alat keselamatan yang memadai, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat di laut agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," tambahnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, operasi SAR masih berlangsung dan Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan di sekitar Perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru. (Rel) 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda