Bang Dhin : Mari Jadikan Sepak Bola Sebagai Ruang Tumbuh yang Aman, Menyenangkan, dan Mendidik - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Anda Pengunjung ke 14.185.196

    Kamis, 23 Juli 2026

    Bang Dhin : Mari Jadikan Sepak Bola Sebagai Ruang Tumbuh yang Aman, Menyenangkan, dan Mendidik

    Banjarmasin -
    Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan Grassroots Football Day 2026, Exco PSSI Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, mengajak seluruh insan sepak bola, khususnya pelatih, orang tua, akademi, sekolah sepak bola (SSB), klub, dan pengurus di seluruh Kalimantan Selatan untuk menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas utama dalam setiap proses pembinaan.

    Menurutnya, sepak bola usia dini bukan semata-mata tentang mengejar kemenangan atau gelar juara, melainkan tentang membangun karakter, menanamkan sportivitas, meningkatkan kepercayaan diri, serta membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berakhlak.

    “Anak-anak bermain untuk belajar, bukan belajar karena takut kalah atau takut berbuat salah. Lapangan sepak bola harus menjadi ruang yang aman, menyenangkan, dan mendidik agar setiap anak dapat berkembang sesuai potensinya,” ujar H. M. Syaripuddin, Kamis (23/07/26). 

    Ia menegaskan bahwa pelatih dan orang tua memiliki peran yang sama pentingnya dalam menciptakan pengalaman bermain yang positif. Tekanan berlebihan, tuntutan untuk selalu menang, maupun perilaku yang merendahkan anak justru dapat menghambat perkembangan mental dan kecintaan mereka terhadap olahraga.

    Sebagai bagian dari komitmen PSSI dalam membangun sepak bola dari akar rumput, H. M. Syaripuddin mengajak seluruh SSB dan klub di Kalimantan Selatan untuk terus menerapkan prinsip-prinsip child safeguarding, menjunjung tinggi fair play, serta mengedepankan pembinaan yang berorientasi pada proses, bukan semata hasil pertandingan.

    “Prestasi yang berkelanjutan lahir dari anak-anak yang bahagia bermain, bukan dari anak-anak yang tumbuh dalam tekanan. Ketika anak mencintai sepak bola, disiplin berlatih akan tumbuh dengan sendirinya, dan prestasi akan mengikuti,” tambahnya.

    Momentum Hari Anak Nasional dan Grassroots Football Day 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa masa depan sepak bola Indonesia dibangun dari kualitas pembinaan usia dini hari ini. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan bersinergi menciptakan ekosistem sepak bola yang inklusif, aman, sehat, dan ramah anak.

    “Mari kita jaga senyum anak-anak di setiap lapangan sepak bola. Karena dari lapangan yang penuh kegembiraan hari ini, akan lahir pemain-pemain hebat dan generasi emas sepak bola Indonesia di masa depan,” ajak pria yang akrab disapa Bang Dhin ini. (Rel) 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda