DPRD Kotabaru : FBS Jadi Benteng Budaya Kotabaru, Jangan Sampai Identitas Daerah Hilang - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Anda Pengunjung ke 14.185.196

    Sabtu, 25 Juli 2026

    DPRD Kotabaru : FBS Jadi Benteng Budaya Kotabaru, Jangan Sampai Identitas Daerah Hilang

    Kotabaru -
    Festival Budaya Saijaan (FBS) kembali menjadi ruang pertemuan berbagai tradisi, seni, dan budaya yang hidup di Kabupaten Kotabaru. Lebih dari sekadar agenda tahunan, festival ini dinilai sebagai langkah nyata dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.

    Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Awaludin, mengatakan keberadaan FBS memiliki peran strategis dalam mempertahankan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.
    Menurutnya, budaya merupakan jati diri daerah yang harus terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi penerus. Karena itu, Festival Budaya Saijaan menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat mencintai budaya lokal.

    "Festival ini bukan hanya menampilkan kesenian, tetapi juga menjadi media edukasi agar masyarakat, terutama generasi muda, semakin mengenal akar budayanya," ujar Awaludin.

    Ia menilai keberagaman suku, adat, dan budaya yang dimiliki Kotabaru merupakan kekayaan yang patut dibanggakan. Melalui FBS, seluruh elemen masyarakat dapat berkumpul dalam satu wadah untuk saling menghargai sekaligus mempererat persaudaraan.

    Selain memperkuat identitas daerah, Awaludin berharap Festival Budaya Saijaan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata sehingga budaya Kotabaru semakin dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional.

    Untuk mendukung hal tersebut, DPRD Kotabaru, kata dia, terus berkomitmen memberikan dukungan melalui kebijakan, penganggaran, serta program pelestarian budaya agar penyelenggaraan festival dapat berlangsung secara berkelanjutan.

    "Kami ingin budaya daerah tetap hidup dan berkembang. Karena itu, keterlibatan generasi muda menjadi kunci agar warisan budaya tidak berhenti di generasi sekarang," katanya.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya sebagai bagian dari identitas daerah.

    Menurutnya, rasa bangga terhadap budaya sendiri menjadi modal penting dalam mempertahankan jati diri di tengah perkembangan zaman.

    "Kenali budaya kita, pelajari, dan wariskan kepada generasi berikutnya. Ketika budaya tetap terjaga, maka identitas Kotabaru juga akan tetap kuat," tutupnya. (Lana) 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda