Bupati Andi Rudi Latif Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Anda Pengunjung ke 14.185.196

    Kamis, 10 September 2026

    Bupati Andi Rudi Latif Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

    Tanah Bumbu -
    Sebanyak 4 pesan disampaikan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif pada Apel Penguatan Satgas Penanggulangan Bencana Karhutla di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026, Kamis (10/09/26) yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu.

    "Untuk memperkuat upaya kita dalam penanganan Karhutla, saya perintahkan. Pertama, tingkatkan patroli terpadu dan deteksi dini. Fokuskan di wilayah rawan seperti Kecamatan Batulicin, Kusan Tengah, dan Simpang Empat. Jangan beri ruang sedikitpun untuk api. 
    Kedua, tegakkan hukum secara tegas terhadap setiap pelaku pembakaran lahan dengan sengaja. Koordinasikan dengan Aparat Penegak Hukum. 
    Ketiga, optimalkan seluruh sarana yang ada. Pastikan 42 unit Mobil Tangki dan seluruh peralatan dalam keadaan siap operasi 24 jam. Keempat, lakukan sosialisasi dan edukasi masif kepada masyarakat. Ajak seluruh elemen untuk menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah," ucap Bupati Andi Rudi Latif yang saat itu menjadi Inspektur Upacara.

    Sebelumnya, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan, Kabupaten Tanah Bumbu merupakan salah satu daerah rawan Karhutla di Kalimantan Selatan. Data rekapitulasi BPBD sampai dengan tanggal 9 September 2026 mencatat telah terjadi 102 kejadian Karhutla dengan luas lahan terdampak ±328,5 Hektare.  

    Alhamdulillah, dengan kerja keras dan sinergitas kita semua, kurang lebih 219,3 Hektare atau 66,8% dari total luas tersebut telah berhasil kita tangani dan padamkan. Kecamatan dengan kejadian terbanyak adalah Batulicin dengan 28 kejadian dan Kusan Tengah dengan 26 kejadian. Sementara 3 Desa dengan kejadian terbanyak adalah Gunung Tinggi, Satiung, dan Polewali Marajae. 

    Baru-baru ini kita juga menghadapi kebakaran besar di Desa Kersik Putih dengan luas area terbakar kurang lebih 40 Hektare dan Alhamdulillah tertangani sekitar 30 Hektare lebih. Saya menyaksikan sendiri 42 unit Mobil Tangki Pemadam bersama lebih dari 170 personel dari berbagai unsur yang terdiri dari personel BPBD, Satpol PP & DAMKAR, TNI Polri, Manggala Agni, dan Para Relawan bahu membahu siang dan malam.

    Ini adalah bukti nyata bahwa Satgas kita solid dan tidak pernah kenal lelah. Hasil pantauan terakhir tanggal 9 September 2026 masih ditemukan 11 titik Hotspot. Dan menjadi pengingat bagi kita bahwa ancaman Karhutla belum selesai.

    Di kesempatan itu, Bupati Andi Rudi Latif mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada: BPBD, TNI, POLRI, BRIMOB, MANGGALA AGNI, SATPOL PP & DAMKAR, PDAM, PLN, APARAT DESA, RELAWAN, dan DUNIA USAHA yang telah mendukung penuh kegiatan ini, baik personel maupun sarana.

    Juga berpesan kepada seluruh personel Satgas. Jaga kesehatan, lengkapi APD, dan utamakan faktor keselamatan. Keluarga di rumah menunggu kepulangan kita dalam keadaan selamat.

    "Terus semangat! Terus siaga! Kita buktikan bahwa dengan kebersamaan, Tanah Bumbu mampu bebas dari bencana asap," pungkasnya.

    Hadir dalam Apel tersebut, perwakilan Forkopimda, Danyon Teritorial Pembangunan 828/BWM, Danyon B Pelopor Sabrimobda Kalsel, Dansubdenpom  VI 2-3 Batulicin, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Staf Ahli, Asisten dan Pimpinan SKPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Pimpinan Instansi Vertikal Kabupaten  Tanah Bumbu, Camat se-Kabupaten Tanah Bumbu, Ketua Organisasi Pemuda dan Masyakat, Pimpinan Perusahaan dan Perbankan serta undangan lainnya. (Rel) 

     


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda