Anak TK Tewas di Kolam - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 11,67 Juta Kali

    Sabtu, 19 April 2014

    Anak TK Tewas di Kolam

    Bidik Kalsel,
    Acara refreshing Sekolah Taman Kanak-Kanak Tunas Harapan membuat duka orangtua murid, seorang anak bernama Alfian Febrianoor (6) tewas tenggelam di dasar kolam.

    Kolam pemandian Cangkir Gading Sei Paring Km 8,5 Desa Stagen yang menjadi tempat berkumpulnya murid sekolah TK Tunas Harapan, yang disertai orangtua dan para tenaga pengajar untuk melepas penat dan bergembira ria ternyata tak ramah dan merenggut korban jiwa, Sabtu (19/04/14) pagi sekira jam 08.30 WITa.Kolam tempat kejadian tenggelamnya anak TK tersebut hanya berjarak kurang lebih 200 Meter dari sekolahnya.

    Irina Fitriani, Kepala Sekolah TK Tunas Harapan kepada Petugas Polisi saat dimintai keterangan di Sentra Pengaduan Kepolisian (SPK) Polres Kotabaru mengatakan, sekira 30 anak-anak TK Tunas Harapan dibawa refresing ke kolam pemandian umum milik Iman Juani tidak jauh dari sekolah.
    Dalam Kegiatan Refresing itu diikut sertakan juga orangtua anak masing-masing.
    "Orangtua anak masing-masing ada di tepi kolam menjaga dan memperhatikan anaknya bermain di kolam, saya dan seorang guru yang lain masih mengobrol dengan orangtua Alpian ketika berada di tepi kolam.


    Iriani menambahkan,"ketika kami mengobrol dengan orangtua murid tersebut, seorang anak mengatakan kepada saya bahwa Alfian tidak terlihat di kolam. "Bu, Alfian tidak ada di kolam," kata anak itu.

    Mendengar Alfian tidak ada,"saya langsung mencari, dibantu penjaga kolam, tidak lama mencari, kami berhasil menemukan Alfian, dia sudah di dalam kolam."

    Iman juaini (55), pemilik sekaligus pengelola kolam renang yang menemukan Alfian mengatakan," pada saat saya menemukan Alfian,ndia masih bergerak, saya lakukan pertolongan dengan cara menyungsang kaki Alfian ke atas untuk mengeluarkan air, sempat dibawa ke klinik stagen, setelah itu kami bawa ke RSUD, tiba di RSUD Alfian sudah tidak bernyawa," ungkapnya.

    Pantauan Kru Media ini, Syahrani ayah korban, Iman Juani, Irina, dan Musmuliani Guru TK Tunas Harapan, masih dimintai keterangan di satuan Reskrim Unit II Polres Kotabaru. Proses lebih lanjut masih menunggu hasil keterangan saksi-saksi.

    Di hadapan petugas, Iman menjelaskan situasi kolam miliknya," kolam saya buat dengan panjang 50 meter, tinggi kolam hanya 40 centimetr dan 90 centimeter dibagi dua; skat 40 centimeter dan Skat 90 centimeter, itu masih dalam satu kolam. Dasar kolam dibuat miring dari ketinggian 40 centimeter sampai ketinggian maksimal 90 centimeter."

    AKBP Rizal Irawan, SIK, Kapolres Kotabaru melalui Ipda Joko Purwanto, KBO Reskrim mengatakan, "sementara masih dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi di Unit II Satuan Krimsus yang tugas piket hari ini sabtu (19/04/14). (Wan/MIZ)




    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda