Sengketa Lahan Sebanti Dibawa ke Tim P3D - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 12,97 Juta Kali

    Rabu, 27 Mei 2015

    Sengketa Lahan Sebanti Dibawa ke Tim P3D



    Bidik Kalsel -
    Bertempat di Operation Room (Oproom) Sekretariat Daerah Kotabaru, Selasa (26/05/15), sengketa lahan antara warga Desa Sebanti Pulau Laut Barat dengan pihak perusahaan perkebunan PT BRI digelar.

    Berlarut larutnya permasalahan sengketa lahan yang sebelumnya telah dimediasi oleh Pihak Kecamatan Pulau Laut Barat namun taak membuahkan hasil, akhirnya dibawa ke TIM Penyelesaian Permasalahan Pertanahan Daerah (P3D).

    Selain dihadiri warga Desa Sebanti dan pihak PT BRI, rapat mediasi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Polres Kotabaru, Unsur Pimpinan Kecamatan, perwakilan PT.Inhutani II dan Kepala Kesbangpolinmas Kotabaru.

    Dalam rapat mediasi yang dipimpin oleh assisten II Sekretariat Daerah Kotabaru, Eko Suryadi.WS itu disepakati, selama masih belum ada kesepahaman antara warga Sebanti dengan pihak PT.BRI, maka lahan yang bernama Mirih di Desa Sebanti menjadi lahan Status Qou dan tidak boleh dikerjakan oleh pihak PT.BRI.

    Perwakilan warga Desa Sebanti, Ahmad Harun menyebut, pihaknya tidak pernah bekerjasama dengan pihak perusahaan dalam hal pengelolaan lahan itu (sawit), namun tiba-tiba lahan yang terletak di RT 4 itu sudah ditanami sawit oleh pihak perusahaan. Disitulah akhirnya timbul permasalahan, karena lahan seluas 400 hektar yang telah ditanami sawit tersebut belum ada kesepakatan dengan para warga pemilik lahan.

    "Persoalan ini sudah lama dan belum juga tuntas. Tapi dari hasil rapat yang dilaksanakan oleh Tim P3D itu sepakat untuk tidak ada aktivitas di lahan yang di persengketakan, dan ini merupakan pertanda baik karena mulai ada titik terang hingga membuat pihak perusahaan ada perhatian untuk menyelesaikannya," ungkap  Ahmad Harun gembira.

    Sementara pihak PT.BRI saat dimintai komentar terkait hasil dari pertemuan mediasi tersebut, hanya memilih bungkam dan tak mau komentar. "No coment saja dulu mas," ucapnya singkat.(Red)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda