Organisasi Gafatar Tak Ada Di Tanah Bumbu - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 11,67 Juta Kali

    Minggu, 24 Januari 2016

    Organisasi Gafatar Tak Ada Di Tanah Bumbu



    Tanah Bumbu -
    Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tanah Bumbu, Darmiadi, M.AP mengatakan. Sejauh ini belum ada gejala yang menunjukan adanya organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Kabupaten Tanah Bumbu.‬

    ‪"Berdasarkan pantauan tim Kesbangpol sendiri, Gafatar di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu memang tidak ada, kerena memang tidak pernah terdeteksi ada," kata Darmiadi saat ditemui diruang kerjanya baru baru tadi.‬

    Dia mengakui, sebelumnya organisasi tersebut pernah mau mendaftarkan  pada Kesbangpol Tanbu, tepatnya Tahun 2013.  Namun pihak pengurus yang bersangkutan hanya sebatas konsultasi, sehingga tidak ada tindaklanjut untuk melengkapi berkas persyaratan agar mendapatkan  legalitas berupa Surat Keterangan Terdaftar (SKT), dengan demikian, oraganisasi tersebut tidak pernah terdaftar.

    Alasan lainnya, saat mau mengembangkan sayap organisasi tersebut, masyarakat banyak yang menolak saat ingin dirangkul dan tidak berminat serta tidak tertarik dengan program yang ditawarkan Gafatar sendiri.‬
    "Kerena organisasi itu tidak bisa diterima dimasyarakat kita, maka organisasi Gafatar di Tanah Bumbu bubar dengan sendirinya," kata Darmiadi.‬

    Pengurusnya sendiri pun lanjutnya, mengakui mulanya dia tertarik kerena meanggap tujuan organisasi sangat positif dan mengarah pada keagamaan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan dan pembentukan karakter, ternyata diluar itu ada beberapa hal persyaratan yang harus dia penuhi, sehingga dia anggap hal ini bertentangan dengan aqidah dan hati nuraninya. "Maka pada Pebruari Tahun 2015, pengurus itu menyatakan mengundurkan diri," terangnya.

    Terkait berkembangnya Gafatar di daerah lain, sejauh ini kata Darmiadi, belum ada mendapatkan laporan tentang orang hilang. Namun gerakan yang berpotensi untuk mengalihkan keyakinan masyarakat akan tetap menjadi pantauan.‬

    Ditempat terpisah, Penjabat Bupati Tanah Bumbu Drs. H. Wahyudin. M.AP menanggapi berbagai isu radikalisme yang menjadi ancaman saat ini.‬ Dia meminta kepada berbagai lapisan masyarakat agar terus mewaspadai aliran yang menyimpang, serta tidak mudah menerima ajakan yang tidak masuk akal.‬

    Guna memperkuat dukungan agar ajaran yang menyimpang tidak berkembang, diharapkan kepada perangkat Kepala Desa maupun RT agar selalu memantau warga yang baru dikenal, serta terus memantau  rutinitas perkumpulan yang dilakukan oleh orang luar.‬

    "Jangan sampai  perkumpulan yang punya maksud tertentu pada gilirannya akan membuat keresahan dimasyarakat," ujar Wahyudin. (MN/hum)








    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda