Sekda Minta SKPD Kedepankan Prinsif Anggaran Produktif - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 12,97 Juta Kali

    Minggu, 04 November 2018

    Sekda Minta SKPD Kedepankan Prinsif Anggaran Produktif


    Tanah Bumbu -
    Agar dalam merancang dan menyusun program kegiatan, masing-masing SKPD harus lebih mengedepankan prinsip anggaran produktif, bukan konsumtif.



    Demikian dikatakan Sekdakab Tanbu H. Rooswandy Salem dihadapan unsur-unsur TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) beberapa waktu yang lalu.

    "Dengan semakin kompleks dan berkembangnya kebutuhan publik terhadap pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah, maka dituntut kecermatan dan kecerdasan dari masing-masing SKPD dalam memformulasikan program strategis daerah," sebut Rooswandy.



    Menurutnya, dengan mengedepankan prinsip-prinsip produktifitas penganggaran yang efektif dan efisien dari program Pembangunan Daerah, SKPD harus mampu mengukur dan memproyeksikan program strategis mana dari sekian banyak program yang digagas SKPD, untuk selanjutnya ditetapkan program apa yang dijadikan skala prioritas dengan mengedepankan hasil, bukan semata-mata fokus pada pembiayaannya.



    Proyeksi program secara nyata tambahnya, harus dapat mendorong meningkatkan kesejahteraan yang secara implisit berupa perbaikan kualitas perekonomian masyarakat, karena p
    rinsip dasarnya adalah tolak ukur dari program itu apa, lalu output dari sasaran program itu sendiri bagaimana, sejauh mana bisa mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas kesejahteraan masyarakat.

    Diilustrasikannya, dalam merancang program kegiatan, SKPD seringkali hanya fokus kepada pembiyaannya saja, sementara output dari program tidak dianalisa dan diformulasikan secara sistematis dan konstruktif. Sehingga outputnya tidak bisa dirasakan oleh masyarakat secara utuh.
    "Saat ini kalau kita cermati, banyak program yang justru berorientasi pada prosesnya saja, dimana biaya operasional kegiatan jadi fokus utama, sehingga hasil atau out putnya justru tidak sebanding dengan biaya operasional kegiatan," pungkasnya. (Rel)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda