Mappanre Ri Tasi’e, Pesta Pantai Nuansa Islami Bertabur Pertunjukan Tradisional Etnis - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    Bacaleg PDI Perjuangan Tanah Bumbu

    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #
    #

    ©Bidik Kalsel

    Berita 1

    Website Ini Telah Dilihat 11,67 Juta Kali

    Minggu, 21 Mei 2023

    Mappanre Ri Tasi’e, Pesta Pantai Nuansa Islami Bertabur Pertunjukan Tradisional Etnis

    Tanah Bumbu -
    Selain menampilkan para artis Ibukota dan Ustadz Kondang, perayaan Pesta Pantai Mappanre Ri Tasi'e yang digelar di Pagatan Kusan Hilir juga bertabur pertunjukan seni budaya etnis.

    Hal ini dikatakan Sekda kab Tanbu H. Ambo Sakka dalam laporannya saat pembukaan Pameran Pembangunan oleh Bupati Tanah Bumbu HM. Zairullah Azhar, Sabtu (20/05/23).

    "Tidak ada nuansa joget joget dalam acara rangkaian dari Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke 20 dan Pesta Adat Mappanre Ri Tasi'e ini, semuanya bernuansa Islami sesuai dengan Motto BERSUJUD menuju Kota Serambi Madinah," ucap Ambo Sakka.

    Sementara Bupati Tanah Bumbu HM. Zairullah Azhar dalam sambutannya menyebut, ada sebanyak 55 pihak perusahaan dari Pertambangan, Perkebunan dan Perbankan yang ikut berkontribusi mendukung pelaksanaan Pesta Adat Mappanre Ri Tasi'e.

    "Utamanya PT. Jhonlin Grup yang sangat besar perannya dalam kemajuan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu," ungkap bupati.

    Adapun dalam perayaan yang digelar selama 2 minggu, setiap hari masyarakat akan disuguhi hiburan tradisional dari berbagai Adat Nusantara, antaranya penampilan kesenian dari Ponorogo, Toraja, Makassar, Banjar, Lombok, Jawa, Banyuwangi, Sunda, Tegal, Mandar, Bugis, Dayak, Madura, Padang, Bali, Flores dan Minangkabau.

    Kegiatan kemudian ditutup dengan parade ratusan kapal hias dan prosesi Adat Mappanre Ri Tasi'e diatas kapal. (Red) 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Berita 2

    Beranda