Ketahanan pangan dan perlindungan sosial merupakan dua pilar utama yang tidak dapat dipisahkan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di tengah ancaman krisis global yang kian kompleks.
Ketahanan pangan memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat, sementara perlindungan sosial berperan sebagai penyangga untuk melindungi kelompok rentan dari guncangan ekonomi. Tanpa penguatan pada kedua aspek ini, tekanan global berpotensi memperlebar kesenjangan sosial serta melemahkan daya tahan ekonomi daerah.
Sejalan dengan hal tersebut, DPP PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh jajaran partainya hingga ke tingkatan daerah untuk mengantisipasi dampak krisis global dengan melakukan langkah-langkah strategis dan berpihak kepada masyarakat.
Instruksi tersebut menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan serta jaringan pengaman sosial sebagai respons atas dinamika ekonomi global yang berpotensi menekan kesejahteraan rakyat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan H.M. Syaripuddin (Bang Dhin) menegaskan bahwa krisis global bukan lagi sekadar isu eksternal, melainkan sudah berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Sehingga Kalimantan Selatan harus memperkuat fondasi ekonominya sejak sekarang, terutama dari sektor pangan dan perlindungan sosial
“Kita semua harus proaktif dalam merumuskan kebijakan ekonomi dan program pembangunan yang relevan terhadap potensi krisis. Kemudian memfokuskan pada kepentingan masyarakat, penguatan daya beli, ketahanan pangan, perlindungan sosial, hingga ekonomi lokal,” tegasnya.
Disinggung terhadap konteks Pemerintah Daerah, Bang Dhin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi perlu melakukan rasionalisasi dan penajaman arah anggaran. Dalam situasi ketidakpastian global ini, APBD harus difokuskan pada prioritas utama dengan menunda kegiatan atau program yang kurang mendesak, memastikan belanja lebih tepat guna dan berdampak langsung, serta memperkuat alokasi pada sektor yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. (Rel)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.