Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru mencatat capaian menggembirakan dari sektor retribusi objek wisata daerah pada awal tahun 2026. Senin, 18-05-2026.
Berdasarkan data realisasi pendapatan tahun 2025 dan target tahun 2026, sektor pariwisata Kotabaru dinilai terus berkembang dan mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, total realisasi pendapatan sektor wisata mencapai Rp2.426.764.000. Angka tersebut bahkan melampaui target pendapatan wisata tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp2.000.000.000.
Sementara hingga Maret 2026, realisasi pendapatan wisata telah mencapai Rp884.376.050 atau hampir 40% dari target tahunan. Pencapaian ini dinilai cukup menggembirakan mengingat tahun anggaran baru berjalan selama tiga bulan.
Pada 2025, pendapatan tertinggi tercatat pada Januari sebesar Rp318.287.000, disusul April sebesar Rp315.870.000, dan Juni sebesar Rp281.320.000. Tingginya capaian tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas kunjungan wisatawan ke berbagai wisata di kabupaten Kotabaru.
Memasuki tahun 2026, Realisasi pendapatan Januari mencapai Rp193.386.000, Februari Rp203.533.000, dan Maret meningkat menjadi Rp283.568.000. Hingga April 2026, pendapatan kembali bertambah sebesar Rp203.889.050.
Kepala Disparpora Kotabaru, Samiruddin, mengatakan peningkatan pendapatan tersebut menjadi bukti bahwa sektor pariwisata daerah terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat
Menurut Samiruddin, Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan terlihat dari semakin ramainya aktivitas wisata dan banyaknya Bus Pariwisata yang masuk ke Kabupaten Kotabaru terutama saat akhir pekan dan musim libur.
“Target tahun 2026 sebesar Rp2 miliar dan sampai Maret sudah mencapai Rp884 juta. Artinya hampir mendekati 40% Ini menunjukkan pariwisata Kabupaten Kotabaru terus bergerak positif,” ujarnya Samiruddin
Disparpora juga terus mendorong promosi wisata melalui media sosial, kerja sama media, serta promosi wisata di tingkat nasional maupun internasional. Bahkan, pada tahun sebelumnya promosi wisata Kabupaten Kotabaru dilakukan hingga Kuala Lumpur, Malaysia.
Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai agenda wisata dan hiburan sepanjang tahun 2026. Sejumlah kegiatan seperti expo daerah, festival kuliner, hingga olahraga wisata paralayang dijadwalkan berlangsung mulai Juni mendatang.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan sektor UMKM, kuliner, dan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata di kabupaten Kotabaru.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran akibat efisiensi nasional, Disparpora menegaskan pengembangan sektor pariwisata tetap menjadi prioritas daerah yang berfokus utama saat ini membenahi fasilitas dan destinasi wisata yang sudah ada agar manfaat dapat langsung dirasakan masyarakat.
Dengan tren pendapatan yang terus meningkat sejak awal tahun, Disparpora optimistis target pendapatan wisata tahun 2026 dapat tercapai, bahkan berpotensi melampaui target hingga akhir tahun nanti. (Lana)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.