Didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Tanah Bumbu, Eriyanto Rais, jajaran Anggota DPRD Tanah Bumbu melaksanakan Monitoring pengerjaan Jembatan penghubung di Satui Barat dan Desa Jombang di Kecamatan Satui, Jum'at (12/6/26).
Aksi monitoring ini dipimpin oleh Masripay selaku perwakilan dari Komisi III DPRD Tanah Bumbu, yang mana dilaksanakan guna memastikan progres fisik di lapangan berjalan sesuai perencanaan awal tahun, sekaligus memastikan target percepatan pembangunan dapat tercapai tepat waktu demi mendongkrak roda perekonomian masyarakat setempat.
Selain itu, juga menunjukkan sinergi yang kuat antara Legislatif dan Eksekutif dalam mempertegas komitmen bersama mengawal visi besar pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu.
Pihak DPRD memberikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Tanah Bumbu atas realisasi program jembatan ini, yang dinilai sangat krusial bagi konektivitas warga di Kecamatan Satui.
"Kami sangat bangga melihat komitmen pembangunan di Tanah Bumbu ini. Jembatan permanen ini sudah lama dinanti-nantikan oleh masyarakat Jombang. Ketika kondisi banjir, warga selalu merasa khawatir untuk melintas. Keberadaan jembatan yang representatif ini tentu akan menjadi solusi konkret," ujar Masripay saat memberikan keterangan di sela-sela peninjauan.
Pihak DPRD juga menegaskan komitmen seluruh anggota legislatif dari lintas komisi untuk terus mengawal, mengawasi, dan mendukung penuh keberlanjutan program infrastruktur strategis di Bumi Bersujud. Pengawasan ketat akan terus dilakukan agar setiap fasilitas publik yang dibangun memiliki kualitas terbaik dan dapat segera dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Dengan hadirnya jembatan penghubung yang kokoh ini, kendala transportasi akibat faktor cuaca seperti banjir dipastikan akan teratasi. Akses mobilitas warga, barang, dan jasa pun kian lancar, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi yang merata di Desa Jombang serta wilayah sekitarnya. (Rel)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.