Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan terjatuh dari kapal nelayan di Perairan Senakin, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara resmi diusulkan untuk ditutup, Kamis (18/06/26).
Korban diketahui berinisial M (42), warga Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat melakukan aktivitas penangkapan ikan di Perairan Senakin pada Sabtu (14/6).
Berdasarkan informasi yang diterima Pos Pencarian dan Pertolongan Kotabaru dari Polair Kotabaru, insiden bermula ketika korban bersama seorang rekannya sedang mencari ikan di perairan tersebut. Saat beraktivitas, kapal nelayan yang mereka gunakan tersambar petir sehingga keduanya terpental dan jatuh ke laut. Rekan korban berhasil kembali naik ke atas kapal dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang, sementara korban dinyatakan hilang.
Sejak menerima laporan, Tim SAR Gabungan melakukan berbagai upaya pencarian dengan menyisir area perairan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), melakukan pemantauan di sepanjang pesisir, serta berkoordinasi dengan unsur terkait dan nelayan setempat untuk memperluas cakupan pencarian.
Pada Kamis (18/6) pukul 17.05 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan terdampar di kawasan pesisir pantai dengan jarak sekitar 4 nautical mile dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, antara lain Rescue Pos SAR Kotabaru, Lanal Kotabaru, Satpolair Polres Kotabaru, BPBD Kabupaten Kotabaru, serta nelayan setempat. Selama pelaksanaan operasi, tim menghadapi kendala berupa kondisi cuaca yang tidak menentu, meskipun secara umum cuaca pada hari terakhir pencarian terpantau cerah berawan.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa keberhasilan penemuan korban merupakan hasil kerja sama dan sinergi seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi.
> “Setelah beberapa hari pelaksanaan pencarian, korban berinisial "M" akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,”
ujar I Putu Sudayana.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah terlibat selama operasi berlangsung.
> “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, instansi terkait, serta masyarakat dan nelayan yang turut membantu proses pencarian. Kami juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi,”
tambahnya.
Lebih lanjut, I Putu Sudayana mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR terhadap satu orang yang terjatuh dari kapal nelayan di Perairan Senakin, Kabupaten Kotabaru, resmi ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. (Rel)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.