Pengusaha Tahu Keluhkan Mahalnya Solar, Bang Dhin Upayakan Dinas Terkait Mengakomodir - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 13,17 Juta Kali

    Jumat, 19 Juni 2026

    Pengusaha Tahu Keluhkan Mahalnya Solar, Bang Dhin Upayakan Dinas Terkait Mengakomodir

    Tanah Bumbu -
    Sumarlis, Pelaku UMKM di Desa Harapan Jaya Kecamatan Kusan Hulu mengeluhkan mahalnya solar untuk menunjang produksi tahu yang dia produksi.

    Hal ini dia sampaikan kepada HM. Syaripuddin, Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, saat melakukan silaturrahmi dan memberikan bantuan kepada perkumpulan Majelis Ta'lim, Kamis (18/06/26).

    "Semula saya menjual tahu Rp 5000 per sepuluh biji, tapi dengan mahalnya harga solar di eceran, yakni Rp 25000 per liter, kenaikan harga Kacang Kedelai dan kantong plastik, maka harga jual tahu menjadi Rp 5000 per 8 biji," ungkapnya.

    Jadi sambungnya, kalau bisa melalui Bang Dhin (sapaan akrab HM. Syaripuddin), bisa mencarikan solusi agar bisa membeli di SPBU.

    Menanggapi apa yang dikeluhkan oleh Sumarlis, Bang Dhin langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, utamanya Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri), agar bisa mengakomodir dan memfasilitasi pembelian solar di SPBU.

    Gayung tersambut. Pemerintah Daerah juga langsung merespon keinginan Sumarlis yang disampaikan oleh Bang Dhin.

    "Pemerintah Daerah meminta kelengkapan administrasi berupa Surat Keterangan Usaha, yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa sebagai syarat untuk bisa mendapatkan Surat Rekomendasi dan barcode pembelian," ungkap Bang Dhin.

    Terkait hal ini, Bang Dhin mengapresiasi respon dan cepat tanggap Pemerintah Daerah dalam menanggapi keluhan para Pelaku UMKM yang terkendala dalam meningkatkan hasil usahanya.

    "Semoga saja para pelaku UMKM yang lain juga mendapatkan perlakuan yang sama, diakomodir dalam pembelian solar bersubsidi. Jadi bukan hanya Petani dan Nelayan saja, tapi juga Pelaku UMKM bis membeli solar di SPBU," harapnya. (Red) 


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda