Korban Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR di Perairan Bunati Resmi Ditutup - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Anda Pengunjung ke 14.185.196

    Rabu, 29 Juli 2026

    Korban Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR di Perairan Bunati Resmi Ditutup

    Tanah Bumbu -
    Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang diduga terjatuh dari Kapal TB Jhoni 32 di Perairan Bunati, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Rabu (29/7). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh unsur SAR gabungan.

    Informasi kejadian diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 14.45 WITA dari Rahmatullah, anggota Safety JB Group.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Batulicin agar segera menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.

    Tim Rescue tiba di lokasi pada pukul 17.05 WITA dan langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat. Setelah melaksanakan briefing untuk menentukan rencana operasi (Renops), metode pencarian, serta pembagian tugas personel, Tim SAR Gabungan memulai pencarian pada pukul 17.15 WITA menggunakan rubber boat dan peralatan water rescue di sekitar lokasi kejadian.

    Pada pukul 19.40 WITA, korban berinisial YT (24) berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 3 mil laut (NM) ke arah barat laut dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi menuju RS Marina Batulicin untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

    Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Batulicin, Satpolair Kabupaten Tanah Bumbu, TNI AL Tanah Bumbu, serta pihak PT JMT. Dalam operasi ini, tim mengerahkan Rescue Carrier, rubber boat, perangkat komunikasi, peralatan water rescue, dua set peralatan selam, serta peralatan pendukung lainnya. Selama pelaksanaan operasi, cuaca berawan dan tidak terdapat kendala berarti yang menghambat proses pencarian.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bersinergi sehingga operasi dapat diselesaikan dengan baik.

    > “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama dengan penuh dedikasi selama operasi pencarian. Sinergi yang baik di lapangan menjadi faktor penting dalam keberhasilan menemukan korban. Kami juga mengimbau seluruh awak kapal agar selalu mengutamakan aspek keselamatan kerja, menggunakan alat pelindung diri, serta mematuhi prosedur keselamatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di laut,” 
    ujar I Putu Sudayana.

    Setelah korban berhasil ditemukan, dievakuasi, dan diserahkan kepada pihak yang berwenang, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 20.00 WITA. Dengan telah ditemukannya korban dan tidak adanya lagi potensi korban lain, Operasi SAR terhadap kecelakaan Man Over Board di Perairan Bunati dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing untuk kembali bersiaga melaksanakan tugas kemanusiaan berikutnya. (Rel) 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda