Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang diduga diterkam buaya di Sungai Kupang, Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa (15/7).
Korban atas nama Dani (8) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif sejak pagi hari. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Kejadian bermula setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin melalui Pos SAR Kotabaru menerima informasi pada Senin (14/7) pukul 20.00 WITA dari Bapak Arif Maulana (PKJR) mengenai seorang anak yang diduga diterkam buaya di Sungai Kupang. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera menyiapkan rencana operasi pencarian.
Pada hari kedua operasi, Selasa (15/7) pukul 07.00 WITA, seluruh unsur SAR melaksanakan briefing untuk menyusun strategi pencarian, mengevaluasi kondisi lapangan, serta menentukan metode pencarian yang efektif dan aman mengingat lokasi kejadian merupakan habitat satwa liar berbahaya. Selanjutnya, pukul 07.15 WITA, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dengan area pencarian sekitar satu kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian.
Operasi melibatkan personel dari Pos SAR Kotabaru, Polsek Kelumpang Hulu, Koramil Kelumpang Hulu, BPBD Kabupaten Kotabaru, aparat Desa Sungai Kupang, serta masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan antara lain Rescue Car D-Max, kendaraan operasional BPBD, rubber boat, perangkat komunikasi, peralatan water rescue, dan perlengkapan pendukung lainnya. Selama pelaksanaan operasi, tim menghadapi kendala berupa keberadaan binatang buas di sekitar lokasi pencarian, namun kondisi cuaca yang cerah mendukung kelancaran proses pencarian.
Pada pukul 15.23 WITA, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 150 meter dari lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, operasi ditutup melalui pelaksanaan debriefing pada pukul 15.45 WITA, dan seluruh unsur SAR dikembalikan ke instansi masing-masing.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat atas sinergi dan dedikasi selama proses pencarian.
"Operasi SAR berhasil dilaksanakan berkat kerja sama seluruh unsur SAR gabungan yang bekerja secara maksimal di lapangan. Meskipun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kami berharap proses evakuasi ini dapat memberikan kepastian bagi keluarga. Kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah ini."
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai yang diketahui merupakan habitat buaya.
"Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anak ketika berada di sekitar sungai serta menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan. Kesadaran terhadap potensi ancaman satwa liar menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang."
Dengan ditemukannya korban dan seluruh prosedur evakuasi telah selesai dilaksanakan, Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia terhadap satu orang yang diduga diterkam buaya di Sungai Kupang, Kabupaten Kotabaru, resmi dinyatakan ditutup. Seluruh personel dan peralatan telah kembali ke satuan masing-masing dalam keadaan aman. (Rel)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.