Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., mendesak pemerintah segera melakukan audit keselamatan menyeluruh di jalur alternatif Banjarbaru–Batulicin. Desakan ini menyusul kecelakaan yang terus berulang hingga menimbulkan korban meninggal dunia dan luka berat.
“Jalur ini dibangun untuk mempercepat konektivitas dan menggerakkan ekonomi. Namun, manfaat tersebut jangan sampai dibayar dengan nyawa masyarakat. Pemerintah tidak cukup hanya mengimbau pengendara agar berhati-hati,” tegas pria yang akrab disapa Bang Dhin.
Ia meminta Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan Kalsel bersama kepolisian segera memetakan titik rawan kecelakaan serta memasang rambu, marka reflektif, penerangan, pagar pengaman, pita penggaduh, dan pembatas kecepatan. Kondisi tikungan tajam, tanjakan, turunan, permukaan jalan, serta kesiapan layanan darurat juga harus dievaluasi.
“Jangan menunggu korban berikutnya. Harus ada tindakan cepat, anggaran yang jelas, dan perbaikan permanen. Keselamatan masyarakat wajib menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Bang Dhin turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan para korban luka segera pulih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.