Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, H. Abdul Kadir, S.Sos., MAP., menilai lulusan politeknik di daerah memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, Senin, (12/10/26).
Menurutnya, peluang tersebut terlihat dari adanya mahasiswa yang masih menempuh pendidikan, tetapi sudah bekerja di perusahaan. Kondisi ini menunjukkan bahwa keterampilan yang diperoleh selama pendidikan memiliki relevansi dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kalau saya melihat, peluang lulusan politeknik Kabupaten Kotabaru untuk berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja di daerah sebenarnya besar. Mahasiswa yang masih kuliah saja sudah ada yang bekerja di perusahaan, apalagi kalau mereka sudah lulus,” ujarnya.
H. Abdul Kadir berharap lulusan politeknik tidak hanya berorientasi menjadi pegawai pemerintah atau bekerja di perusahaan. Mereka juga didorong untuk berwirausaha dengan memanfaatkan keterampilan sesuai bidang keahlian masing-masing.
Ia mencontohkan lulusan teknik mesin yang dapat membuka usaha bengkel maupun bidang kelistrikan. Selain menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri, usaha tersebut berpotensi menyerap tenaga kerja lain, termasuk sesama lulusan politeknik.
“Harapan saya, mereka tidak hanya berharap bekerja di pemerintah atau perusahaan, tetapi juga bisa mandiri. Misalnya, lulusan teknik mesin membuka bengkel atau usaha di bidang kelistrikan. Nantinya, mereka juga bisa merekrut tenaga kerja dari lulusan politeknik,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan kompetensi lulusan agar sesuai dengan kebutuhan industri dan potensi daerah. Menurutnya, perguruan tinggi perlu memperhatikan bidang keahlian yang dibutuhkan perusahaan, seperti teknik mesin, teknik sipil, dan bidang lainnya.
Ia juga berharap pengembangan pendidikan vokasi di Kotabaru tidak berhenti pada jenjang Diploma III (D3). Pengembangan program studi dan pembukaan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, termasuk sarjana (S1), perlu menjadi perhatian agar kesempatan pendidikan bagi masyarakat semakin luas.
H. Abdul Kadir turut mendorong keterlibatan pemerintah daerah dan perusahaan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan melalui pemberian beasiswa, khususnya bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan.
“Saya berharap ke depan politeknik ini semakin maju. Pemerintah daerah juga perlu lebih memperhatikan pengembangannya, termasuk dukungan beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap pengembangan politeknik menjadi penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal. Terlebih, pemerintah daerah telah menghibahkan tanah dan gedung untuk mendukung keberadaan institusi pendidikan tersebut.
Dengan penguatan kompetensi, perluasan program studi, serta dukungan pemerintah daerah dan dunia usaha, lulusan politeknik diharapkan mampu bersaing di dunia kerja, memenuhi kebutuhan industri, dan menciptakan peluang usaha baru di Kabupaten Kotabaru. (Lana)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.