Vaksinasi di Cappa Padang, Meski Nomor Antri Tinggi Yang Datang Duluan Pertama Dilayani - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 12,97 Juta Kali

    Selasa, 28 September 2021

    Vaksinasi di Cappa Padang, Meski Nomor Antri Tinggi Yang Datang Duluan Pertama Dilayani

    Tanah Bumbu -
    Meski sebanyak 10.000 orang dilayani untuk divaksin, kegiatan vaksinasi massal yang digelar oleh BPP HIPMI dan PT. Maming 69 Batulicin berjakan cepat dan lancar.

    Hal ini terlihat dari pelaksanaan vaksinasi di hati pertama. Yang mana untuk pemberian vaksin sebanyak 2000 orang perhari, belum tengah hari telah terlayani sebanyak 1700 orang warga.

    "Pada pukul 11.00 Wita, telah tervaksin sebanyak 1700 orang, dan tersisa 300 orang lagi yang belum, yang mungkin akan datang setelah tengah hari," ungkap Ketua Yayasan Haji Maming 69, Syafruddin H Maming.

    Menurut pria yang akrab disapa Bang Cuncung ini, mungkin karena mendapat nomor antrian tinggi jingga banyak warga yang enggan turun pagi, dan beranggapan akan lama menunggu.

    "Sebenarnya anggapan ini salah, karena siapa pun yang duluan datang meski nomor antriannya tinggi, maka akan langsung dilayani duluan," jelasnya.

    Jadi sambungnya, nomor antrian tinggi tak meski harus menunggu lama, jika datang duluan maka akan langsung dilayani sesuai urutan yang terdahulu datang.

    "Ada sebanyak 260 kursi tunggu yang kami siapkan didalam tenda, dan ini terus berlanjut terisi apabila ada yang datang. Pelayanan pun cepat, karena ada belasan tenaga medis yang menanganinya. Jangan takut menunggu lama, proses pelayanan berjalan cepat," tandasnya.

    Pada kegiatan vaksinasi massal yang dipusatkan di areal Makam Haji Maming di Jalan Cappa Padang Batulicin tersebut, dihadiri Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming, Ketua BPD HIPMI Jawa Timur, Ketua BPD HIPMI Kalsel, Dandim 1022 dan Kapolres Tanbu, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Ketua DPRD Tanbu dan para Anggota, Ketua BPC HIPMI Tanbu serta undangan lainnya. (Red)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda