Indocement Raih Hasil Positif Pada Tahun 2025 - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah

    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 13,17 Juta Kali

    Senin, 06 April 2026

    Indocement Raih Hasil Positif Pada Tahun 2025

    Kotabaru -
    PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement atau Perseroan) membukukan total volume penjualan semen dan klinker) sebesar 19.941 ribu ton pada 2025, turun -2,7% dan 2024, terutama karena penurunan volume penjualan domestik secara keseluruhan 3,9%, sementara ekspor meningkat +73,9%.

    Pendapatan Neto 2025 Perseroan tercatat Rp17.731,2 miliar (turun -4,4%), dengan Beban Pokok Pendapatan Rp11.961,3 miliar (turun -4,2%). Hal ini menghasilkan laba kotor Rp5.769.9 miliar atau margin laba kotor 32,5% terhadap pendapatan bersih.

    Beban Usaha menurun -1,1% menjadi Rp3.683.0 miliar, disertai keuntungan divestasi sebesar Rp670,0 miliar dari pembentukan usaha patungan dengan PT Cipta Mortar Utama. Beban Operasi Lain-Neto turun 186,7% menjadi minus Rp49,9 miliar, terutama akibat rugi selisih kurs sepanjang tahun. Secara keseluruhan, margin laba usaha tercatat 15.3% dan margin EBITDA 24,1% pada 2025.

    Pendapatan Keuangan-Neto menurun 91,1% menjadi Rp6,7 miliar, didorong pendapatan bunga yang lebih tinggi seiring saldo kas yang lebih besar pada 2025. Bagian atas Laba Neto Entitas Asosiasi Neto turun 74,6% menjadi Rp37.0 miliar karena tingginya laba 2024 (terkait penjualan lahan). Beban. Pajak Penghasilan Neto sebesar Rp487,6 miliar (lebih rendah 7,1%). Pada akhirnya, Laba Tahun Berjalan 2025 mencapai Rp2.248,8 miliar, naik +12.0%.

    Neraca Keuangan yang Kokoh. 
    Indocement mencatat posisi kas bersih dengan Kas dan Setara Kas dan Setara Kas sebesar Rp5,9 triliun per 31 Desember 2025.

    - Mengantisipasi Pertumbuhan Permintaan dengan Pendekatan Hati-hati terhadap Biaya. 

    Dampak musim hujan dan juga musim libur Idulfitri terhadap turunnya permintaan semen diharapkan hanya mempengaruhi kinerja pada kuartal 12026. Kami perkirakan mulai kuartal II 2026, faktor musim kering dan peningkatan belanja konstruksi akan dapat mengangkat dan menopang pertumbuhan volume permintaan semen. Namun, ketidakpastian geopolitik masih menjadi risiko, khususnya pada kenaikan biaya energi baik batu bara dan bahan bakar, sehingga disiplin pengendalian biaya dan pemakaian bahan bakar alternatif kembali menjadi kunci bagi produsen semen untuk dapat mempertahankan kinerjanya.

    Ikhtisar Kinerja Tahun Buku 2025:

    Pasar semen domestik turun -2,2% pada 2025, dipengaruhi oleh pelemahan permintaan semen curah sebesar -8,3% akibat penurunan anggaran Pemerintah untuk infrastruktur di 2025, sementara pasar semen kantong masih tumbuh +0,5%.

    Volume penjualan domestik (hanya semen) Indocement turun -4,2% pada 2025; dengan pasar kantong turun -1,1% dan pasar curah turun -10,9%, sehingga pangsa pasar domestik 2025 sebesar 29,1%.

    Fasilitas pengumpan biomassa (biomass feeding) di Kompleks Pabrik Grobogan berkapasitas 40 tph mulai beroperasi pada Agustus 2025.

    Perjanjian sewa pakai operasi Pabrik dan Kuari Maros dengan Semen Bosowa diperpanjang dua tahun mulai September 2025.

    Indocement mengakuisisi dua terminal semen milik Semen Bosowa yaitu Terminal Siawung (Sulawesi Selatan) pada Agustus 2025 dan Terminal Lombok pada November 2025.

    Entitas anak Indocement, PT Pionirbeton Industri, menjalin kemitraan dengan PT Cipta Mortar Utama pada Desember 2025 untuk membentuk usaha patungan (joint venture) di bisnis produksi dan pemasaran produk mortar.

    Posisi kas kuat sebesar Rp5,9 triliun per 31 Desember 2025.

    Pemakaian bahan bakar alternatif meningkat signifikan dari 21,4% (2024) menjadi 29,0% (2025), dan Emisi CO₂ Cakupan (Scope) 1 berhasil diturunkan dari 533 kg CO₂/ton ekuivalen semen menjadi 512 kg CO₂/ton ekuivalen semen.

    - Mengenai Indocement. 
    Indocement adalah salah satu produsen semen serbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda, Semen Rajawal. Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan.

    Saat ini indocement dan entilas anaknya be Mortar Tiga Roda, dan Semen Grob a bergerak dalam beberapa bidan meliputi pabekasi dan penjualan semen (sebagai usaha int) dan beton siap-pakai -pakal, s serta tambang agregat dan tre rass, dengan Jumlah karyawan sekitar 4.100 orang. Indocement mengoperasikan 14 pabrik malik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding dengan sistem sewa dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 33.5 juta ton sermen.

    Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat can satu pabrik di Kompleks Pabrik Tajun, Kotabaru, Kalimantan Selatan, satu pabrik di Grobogan, Jawa Tengah, dua pabrik di Maros, Slawesi Selatan, dan satu grinding mill Banyuwangi, Jawa Timur.

    Pada 2022 Indocament telah mengoperasikan Pabrik Máros setelah menandatangani Perjanjian Sewa Pakai Aset dengan PT Barnen Bosowa Manus dan PT Bosowa Corporinds. Heidelberg Materials AG telah menjadi pemegang saham mayoritas Indocement sejak 2001. (Rel/Fik) 


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda