Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Tanah Bumbu akan menggelar Festival Sepak Bola Anak 7 vs 7 U-10 dan U-12 Piala Presiden 2026, sebuah ajang pembinaan usia dini yang menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat, mengasah mental bertanding, serta membangun karakter sportif sejak usia muda.
Kegiatan ini memperebutkan Piala Ketua Askab PSSI Tanah Bumbu dan akan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Batulicin Jaya pada 16–17 Mei 2026, yang di ikuti 15 Tim U-12 dan 5 Tim U-10.
Ketua Askab PSSI Tanah Bumbu, H. M. Syaripuddin, S.E., M.AP, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari ikhtiar membangun fondasi sepak bola Tanah Bumbu dari usia dini.
“Sepak bola anak harus kita jadikan ruang pembinaan, bukan hanya ruang pertandingan. Melalui festival ini, kita ingin anak-anak Tanah Bumbu memiliki keberanian, disiplin, sportivitas, dan semangat berprestasi sejak dini. Dari lapangan-lapangan seperti inilah bibit pemain masa depan lahir,” ujar H. M. Syaripuddin, Jum'at (08/05/26).
Ia juga menegaskan bahwa Askab PSSI Tanah Bumbu berkomitmen memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola daerah melalui kegiatan yang terarah, berkelanjutan, dan melibatkan sekolah sepak bola, pelatih, orang tua, serta masyarakat.
Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, M.AB, turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan pembinaan sepak bola usia dini di Kalimantan Selatan.
Festival ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat olahraga, mempererat silaturahmi antar-peserta, serta melahirkan talenta-talenta muda sepak bola yang kelak mampu mengharumkan nama Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan.
Askab PSSI Tanah Bumbu mengajak seluruh masyarakat, orang tua, sekolah sepak bola, dan pecinta sepak bola untuk mendukung suksesnya Festival Sepak Bola Anak 7 vs 7 U-10 dan U-12 Piala Presiden 2026 sebagai bagian dari gerakan bersama membangun masa depan sepak bola Tanah Bumbu. (Rel)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.