Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menegaskan, bahwa berdasarkan data tahun 2025, tidak ada lagi desa berstatus tertinggal di Kabupaten Kotabaru, Rabu (01/07/26).
Meski demikian ia mengakui masih banyak desa yang berstatus berkembang sehingga menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan status desa menjadi desa maju maupun desa mandiri.
"Desa tertinggal di Kotabaru sudah tidak ada, Bahkan di Kalimantan Selatan juga sudah tidak ada desa tertinggal, Sekarang masih banyak desa yang berstatus berkembang, Target kita bagaimana desa-desa ini bisa naik menjadi desa maju dan mandiri," ujar PLT Kadis PMD Kotabaru, Ali Syamsuddin.
Terkait Dana Desa tahun 2026, Ali menjelaskan terdapat perubahan kebijakan pemerintah pusat, Sebagian Dana Desa kini dialokasikan untuk mendukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang merupakan program nasional.
"Kalau dulu Dana Desa sekitar Rp 1,6 miliar, sekarang sebagian anggarannya dipotong langsung dari pusat untuk pembangunan KDMP. Rata-rata desa menerima sekitar Rp300 juta lebih sedikit dibanding sebelumnya," jelasnya.
Dengan kondisi DPMD mengarahkan pemerintah desa agar memprioritaskan penggunaan Dana Desa sesuai ketentuan pemerintah, terutama untuk program ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan kegiatan prioritas lainnya sebagaimana diatur dalam hukum yang berlaku.
Ali juga memastikan penyaluran Dana Desa Semester I Tahun 2026 berjalan sesuai tahapan. Bahkan berbagai kendala administrasi yang sempat terjadi pada tahun 2025 sebelumnya telah berhasil diselesaikan.
"Alhamdulillah seluruh penyelesaian administrasi sudah kita tuntaskan. Kita terus melakukan pendampingan agar pada 2027 tidak ada lagi keterlambatan penyaluran Dana Desa," katanya.
Untuk memperkuat kapasitas aparatur desa, DPMD berencana menggelar Pilkades serentak, Bagi seluruh kepala desa setelah Pelantikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang dijadwalkan berlangsung September mendatang.
DPMD berencana menggelar Pilkades serentak di 2026 mendatang ada 5 Kabupaten di Kalsel di Kotabaru 16 kecamatan di 41 desa, DPMD Sudah mengusulkan, Setelah Pilkades mengadakan Retreat diseluruh kepala desa akan mengikuti pembekalan mengenai tata kelola pemerintahan desa, pengelolaan keuangan, hingga tanggung jawab hukum.
"Retreat ini bertujuan agar kepala desa benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga pengelolaan pemerintahan desa berjalan sesuai aturan," ujarnya.
Ali menyatakan selama dirinya memimpin DPMD belum ada kasus kepala desa yang diproses secara hukum terkait penyalahgunaan Dana Desa.
Di sektor ekonomi desa, DPMD juga terus mendorong penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Saat ini sejumlah BUMDes di Kotabaru telah berkembang dengan baik dan bahkan berhasil masuk tiga besar tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
"Alhamdulillah BUMDes Kotabaru berhasil masuk tiga besar tingkat provinsi, Kita berharap bisa menjadi juara 1 dan mewakili Kalimantan Selatan di tingkat nasional," ungkapnya.
Selain itu program digitalisasi desa juga terus dikembangkan melalui kerja sama dengan Bank Kalsel, Hingga kini puluhan desa telah mulai menerapkan sistem transaksi non-tunai sebagai bagian dari peningkatan transparansi pengelolaan keuangan desa.
Ali mengakui tantangan terbesar pembinaan desa di Kotabaru adalah kondisi geografis wilayah yang terdiri dari daratan dan kepulauan dengan 198 desa dan empat kelurahan yang tersebar di 22 kecamatan.
Karena itu, DPMD memilih lebih banyak melakukan pembinaan langsung ke lapangan daripada menunggu pemerintah desa datang ke kantor.
"Kami turun langsung ke kecamatan, mengumpulkan perangkat desa di sana. Cara ini jauh lebih efektif mengingat luas wilayah Kotabaru," katanya.
Ali mengajak seluruh kepala desa untuk menyelesaikan seluruh tahapan administrasi dan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa tepat waktu agar penyaluran anggaran pada tahun berikutnya tidak mengalami kendala.
"Kami berharap seluruh kepala desa tetap disiplin menjalankan tahapan penyaluran dan pertanggungjawaban Dana Desa. Semester pertama sudah selesai dengan baik, semoga semester kedua juga berjalan lancar tanpa ada keterlambatan," pungkasnya. (Lana)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.