Sebanyak 38 orang Pejabat Administrator dan Pengawas di Lantik dan diambil Sumpah Jabatan oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.
Pada acara yang dilaksanakan di Kantor Bupati Tanah Bumbu, Rabu (01/07/26), dihadiri Sekretaris Daerah Yulian Herawati, para Staf Ahli, Assisten dan Pimpinan SKPD serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif mengatakan, Pelantikan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Pemerintahan Daerah yang bertujuan untuk menjaga kesinambungan, efektivitas, dan peningkatan kinerja birokrasi.
"Penempatan saudara-saudari pada jabatan yang baru telah melalui pertimbangan yang matang, berdasarkan kompetensi, integritas, rekam jejak kinerja, serta kebutuhan organisasi dalam mendukung pembangunan daerah," ucap Bupati.
Bupati juga menegaskan, jabatan yang diemban adalah amanah yang mengandung tanggung jawab besar, baik kepada negara, masyarakat, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jabatan merupakan ruang pengabdian untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Tanah Bumbu.
Dikatakannya, sejalan dengan Visi Tanah Bumbu 2025-2029 yaitu BerAKSI Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab melalui Penguatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan", kami perlu ingatkan lagi, "Ber-AKSI" ; Akomodatif, Kerja, Sistematis, dan Inovatif adalah filosofi kepemimpinan yang menempatkan manusia bukan sekadar angka dalam statistik atau objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki martabat dan daya cipta.
Kita harus sadar bahwa tidak selamanya bergantung kekayaan alam Bumi Bersujud akan habis, namun kekayaan intelektual dan karakter manusia kita adalah sumber daya yang abadi. Untuk itu, penguatan SDM berfokus pada tiga dimensi transformatif:
(Pemberdayaan): Memastikan setiap individu, dari desa hingga kota, memiliki akses yang sama terhadap modalitas pembangunan.
Aktualisasi Diri: Menciptakan panggung bagi talenta lokal untuk berkarya dan membuktikan bahwa anak daerah mampu bersaing di level global.
Kesadaran Kritis: Ini adalah pilar terdalam. Kita ingin membangun manusia yang memiliki kesadaran kritis—masyarakat yang mampu membedah situasi sosial-ekonomi di sekitarnya secara mandiri, sehingga mereka tidak lagi menjadi penonton, tetapi menjadi aktor perubahan yang berdaya saing.
"Saya berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjadi penggerak utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kemajuan daerah menuntut birokrasi yang adaptif terhadap perubahan, terbuka terhadap inovasi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat," harap Bupati.
Kemakmuran masyarakat Tanah Bumbu, sambung nya, sangat bergantung pada kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program pembangunan. Oleh karena itu, saudara-saudari diharapkan mampu bekerja dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi etika pemerintahan, serta mengedepankan sinergi lintas perangkat daerah demi tercapainya kesejahteraan yang merata.
Nilai beradab dalam penyelenggaraan pemerintahan harus tercermin melalui sikap dan perilaku aparatur yang santun, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Pelayanan kepada masyarakat harus dilandasi empati, kejujuran, dan komitmen untuk melayani dengan sepenuh hati.
"Saya mengajak seluruh pejabat yang dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh jajaran, serta menunjukkan kinerja terbaik melalui kerja nyata dan hasil yang terukur. Hindari praktik-praktik yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai moral aparatur sipil negara," pinta Bupati.
Di kesempatan itu, Bupati Andi Rudi Latif juga mengucapkan selamat bertugas kepada para pejabat yang baru dilantik. (Red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.