Selesaikan Aset hingga Beasiswa, Bupati Kotabaru Tuai Pujian Tiga Perguruan Tinggi - BIDIK KALSEL

  • Membidik ke Segala Arah


    ©Bidik Kalsel

    Website Ini Telah Dilihat 13,17 Juta Kali

    Sabtu, 07 Februari 2026

    Selesaikan Aset hingga Beasiswa, Bupati Kotabaru Tuai Pujian Tiga Perguruan Tinggi

    Kotabaru –
    Kepemimpinan Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, kembali menuai apresiasi dari kalangan akademisi. Tiga perguruan tinggi swasta (PTS) di Kotabaru secara kompak menyatakan dukungan atas berbagai terobosan kebijakan di sektor pendidikan tinggi yang dinilai berdampak nyata, mulai dari penyelesaian persoalan aset hingga perluasan akses beasiswa bagi mahasiswa, Sabtu (07/02/26). 

    Apresiasi tersebut menguat seiring disematkannya Antasari Award 2026 kepada H. Muhammad Rusli, sebuah penghargaan bergengsi yang dinilai mencerminkan keberpihakan kepala daerah terhadap pembangunan sumber daya manusia.

    Forum Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kabupaten Kotabaru menilai penghargaan itu bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas keberanian Pemkab Kotabaru dalam mengurai persoalan birokrasi pendidikan tinggi yang selama bertahun-tahun tak kunjung selesai.

    Salah satu terobosan paling krusial adalah penyelesaian hibah aset perguruan tinggi. Pembina Yayasan STKIP Paris Barantai, H. Zulkifli, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat terjebak dalam persoalan administrasi hibah aset selama hampir 15 tahun.

    “Kami sudah bolak-balik mengurus hibah aset ini selama belasan tahun. Baru di masa pemerintahan Bupati H. Muhammad Rusli, aset tersebut dilepaskan dan dihibahkan secara resmi kepada kami,” ujar Zulkifli.

    Kepastian hukum atas lahan dan bangunan tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi perguruan tinggi swasta untuk mengembangkan infrastruktur pendidikan secara mandiri dan berkelanjutan.

    Selain persoalan aset, kebijakan beasiswa juga menjadi sorotan utama. Mengingat kewenangan pendidikan tinggi berada di pemerintah pusat, Pemkab Kotabaru dinilai mampu menghadirkan solusi kreatif dengan menyalurkan bantuan melalui skema bantuan sosial pendidikan.

    Ketua STID Darul Ulum Kotabaru, Dr. Muhammad Zaim, mencatat adanya peningkatan signifikan alokasi anggaran beasiswa. Pada tahun 2025, anggaran tercatat sebesar Rp500 juta per perguruan tinggi, dan pada tahun 2026 diproyeksikan melonjak menjadi Rp2 miliar per perguruan tinggi.

    “Ini lompatan besar yang sangat dirasakan oleh mahasiswa,” ujarnya.
    Perwakilan Politeknik Kotabaru, Mohamad Erfan, menegaskan bahwa kebijakan tersebut mencerminkan orientasi pemerintah daerah yang berpihak pada masyarakat.

    “Prinsipnya, pemerintah daerah bukan membantu institusinya, tetapi membantu masyarakat agar bisa kuliah. Ini investasi sumber daya manusia yang nyata,” tegasnya.

    Forum PTS Kotabaru menilai visi Kotabaru Hebat mustahil terwujud tanpa ketersediaan lulusan sarjana yang kompetitif dan berdaya saing. Dukungan finansial serta kemudahan administratif yang diberikan Pemkab Kotabaru saat ini dianggap sebagai langkah strategis untuk mencetak tenaga kerja lokal unggul di Bumi Saijaan.

    Dengan diraihnya Antasari Award 2026, H. Muhammad Rusli dinilai telah menetapkan standar baru bagi kepala daerah di Kalimantan Selatan dalam menunjukkan komitmen dan keberpihakan terhadap pendidikan tinggi di daerah. (Lana)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silakan berkomentar tapi jangan bernuansa SARA.

    Beranda